Kota Bima, Beritabimacom - Wali Kota Bima, H. A. Rahman bersama Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH secara resmi diterima sebagai Warga Kehormatan Kodim 1608/Bima dalam sebuah acara jamuan kehormatan yang diselenggarakan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 1608/Bima di Makodim 1608/Bima, Selasa (13/1/2026).
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan, dihadiri oleh Dandim 1608/Bima beserta jajaran, serta unsur Forkopimda Kota Bima lainnya yang terdiri dari Ketua DPRD Kota Bima, Kapolres Bima Kota, Kajari Raba Bima, Ketua PN Raba Bima, Sekda Kota Bima, serta para kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Bima dan segenap Kepala Instansi Vertikal dan Ketua Organisasi Sosial Kemasyarakatan dan Pendidikan Kota Bima.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Dandim 1608/Bima beserta seluruh jajaran atas kehormatan dan sambutan hangat yang diberikan. Ia menegaskan bahwa penerimaan sebagai warga kehormatan bukan hanya sebuah simbol, melainkan cerminan kuatnya sinergi dan soliditas antara Pemerintah Daerah Kota Bima dan Kodim 1608/Bima dalam menjaga stabilitas dan mendorong pembangunan daerah.
“Sinergi dan kebersamaan yang terbangun antara unsur Forkopimda merupakan modal utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Kehormatan ini menjadi penguat komitmen kami untuk terus berjalan seiring, saling mendukung, dan saling menguatkan,” ujar Wali Kota.
Wali Kota juga menekankan peran strategis TNI, khususnya Kodim 1608/Bima, yang tidak hanya menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah, tetapi juga aktif mendukung berbagai program pembangunan dan program strategis nasional di daerah. Kontribusi tersebut antara lain dalam penguatan ketahanan pangan, dukungan terhadap program makan bergizi gratis, pengendalian inflasi daerah, pengembangan koperasi, kesiapsiagaan bencana, hingga pengamanan aset daerah.
Menurut Wali Kota, pengamanan aset daerah merupakan bagian penting dari keberlanjutan pembangunan. Sinergi lintas sektor, termasuk dukungan TNI, menjadi kunci dalam menciptakan kepastian hukum, rasa aman, serta mencegah konflik sosial yang dapat menghambat pembangunan.
Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan bahwa Kota Bima dan Kabupaten Bima merupakan satu kesatuan sosial dan ekonomi yang tidak terpisahkan. Oleh karena itu, harmonisasi pembangunan antarwilayah harus terus dijaga, dengan Kodim 1608/Bima sebagai perekat persatuan dan penjaga stabilitas keamanan wilayah.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Bima menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bima untuk terus memperkuat kerja sama dan sinergi dengan Kodim 1608/Bima demi terwujudnya Bima yang aman, maju, dan sejahtera.(RED)

