-->

Notification

×

Perjuangan Panjang Berbuah Hasil, Sertifikat Tanah IAIN Bima Resmi Diserahkan BPN

3/06/26 | Jumat, Maret 06, 2026 WIB | 2026-03-06T13:14:23Z

Bima – Sertifikat tanah untuk pembangunan kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bima akhirnya resmi diterbitkan. Penyerahan dokumen penting tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bima, Lalu Makhyaril, kepada Ketua Komite Pendirian IAIN Kabupaten Bima, Profesor Muhammad, pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 13.40 WITA di ruang kerja Kepala BPN Kabupaten Bima.

Penyerahan sertifikat ini sekaligus menjadi bantahan atas berbagai isu yang beredar terkait status lahan yang akan digunakan untuk pembangunan kampus IAIN Bima.

Sertifikat tersebut merupakan lahan hibah dari Pemerintah Kabupaten Bima di bawah kepemimpinan Bupati Ady Mahyudi dengan luas sekitar 9,6 hektare.

Bagi masyarakat Bima, terbitnya sertifikat ini bukan sekadar persoalan administrasi pertanahan. Dokumen tersebut menjadi tonggak penting dari perjuangan panjang masyarakat yang sejak lama menginginkan hadirnya perguruan tinggi keagamaan negeri di wilayah Dana Mbojo.

Ketua Komite Pendirian IAIN Bima, Profesor Muhammad, menegaskan bahwa terbitnya sertifikat tanah ini harus menjadi momentum untuk mempercepat proses pembangunan kampus.

“Langkah ini harus menjadi momentum percepatan bagi seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, agar proses pembangunan kampus IAIN Bima segera diwujudkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kehadiran IAIN Bima diharapkan menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan keagamaan di wilayah Bima dan sekitarnya.

“IAIN Bima diharapkan menjadi pusat lahirnya generasi intelektual, ulama, dan pemimpin masa depan yang akan membawa kemajuan bagi Kabupaten Bima, Kota Bima, Pulau Sumbawa, dan Nusa Tenggara Barat pada umumnya,” lanjutnya.

Menurutnya, perjuangan menghadirkan IAIN di Bima tidak dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi melibatkan banyak elemen masyarakat, mulai dari akademisi, tokoh agama, aktivis, hingga masyarakat luas.

Karena itu, terbitnya sertifikat tanah ini menjadi sinyal kuat bahwa perjuangan panjang tersebut mulai memasuki tahap nyata menuju pembangunan kampus.

“Perjuangan ini belum selesai, tetapi hari ini Bima telah menancapkan satu tonggak sejarah penting: tanah untuk IAIN telah sah, legal, dan siap menjadi pondasi bagi lahirnya peradaban pendidikan baru di Dana Mbojo,” pungkasnya.(RED

×