-->

Notification

×

Langkah Nyata NTB Cetak Pemuda Mendunia Lewat Program PPAN

4/08/26 | Rabu, April 08, 2026 WIB | 2026-04-08T13:53:28Z

JAKARTA - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat langkah strategis dalam menyiapkan generasi muda agar mampu bersaing di tingkat global. Upaya tersebut dilakukan melalui konsultasi teknis Program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) ke Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Kepemudaan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) NTB, H. Tarmidzi, S.Kom., M.E., yang mewakili Kepala Dinas Dikpora NTB. Rombongan diterima langsung oleh Asisten Deputi Pengembangan Pemuda Global beserta jajaran yang menangani program PPAN.

Konsultasi tersebut bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan sinkronisasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, sekaligus memastikan pelaksanaan program berjalan selaras dan efektif. Program PPAN sendiri merupakan salah satu program prioritas nasional dalam mencetak generasi muda berwawasan global, berdaya saing tinggi, serta mampu menjadi duta bangsa di tingkat internasional.

Dalam pertemuan tersebut, H. Tarmidzi yang akrab disapa Pak Ajik menekankan pentingnya kejelasan Petunjuk Teknis (Juknis) pelaksanaan PPAN ke delapan negara tujuan. Hal ini mencakup mekanisme seleksi peserta, kelengkapan administrasi, hingga strategi pemetaan potensi pemuda daerah.

“Kami ingin memastikan seluruh tahapan pelaksanaan PPAN berjalan optimal, transparan, dan mampu menjaring putra-putri terbaik NTB untuk tampil di tingkat global,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam mendorong kemajuan kepemudaan sebagai bagian dari visi pembangunan daerah, yakni mewujudkan “Pemuda NTB Makmur Mendunia”.

Sebagai bukti capaian, pada tahun 2025 NTB berhasil mengirimkan dua delegasi terbaik melalui program PPAN setelah melalui proses seleksi ketat tingkat nasional. Delegasi tersebut adalah Ade Latifa Fitri yang mengikuti program ke Jepang melalui SSEAYP, serta Gusti Bagus Naufal Adifa Suharta yang berpartisipasi ke Singapura melalui SIYLEP.

Dalam kesempatan itu, pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga RI juga memberikan arahan teknis terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia pemuda melalui program pertukaran internasional. Program ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran dan studi banding, tetapi juga berfungsi sebagai media diplomasi budaya sekaligus promosi potensi daerah di kancah global.

Asisten Deputi Pengembangan Pemuda Global menyampaikan apresiasi atas komitmen dan antusiasme Pemerintah Provinsi NTB dalam mendukung program PPAN. Ia berharap koordinasi yang terjalin dapat mendorong pelaksanaan program yang lebih efektif, tertib administrasi, serta memberikan dampak nyata bagi pengembangan kapasitas pemuda.

Selain itu, turut dibahas berbagai skema program yang dapat diakses daerah, baik melalui jalur bilateral maupun multilateral, termasuk dukungan fasilitasi dari Kemenpora RI bagi pemerintah daerah.

Melalui koordinasi ini, Dikpora NTB menegaskan kesiapan untuk melanjutkan tahapan pelaksanaan program PPAN sesuai pedoman dan standar yang telah ditetapkan, guna mencetak generasi muda NTB yang unggul, berdaya saing global, serta mampu membawa nama daerah ke panggung internasional.(RED)

×