-->

Notification

×

Momentum Strategis, Bupati Bima Ajak PGRI Wujudkan Transformasi Pendidikan

4/27/26 | Senin, April 27, 2026 WIB | 2026-04-26T17:39:52Z

BIMA -  Bupati Bima Ady Mahyudi menghadiri sekaligus membuka secara resmi Konferensi Kerja Kabupaten I (Konkerkab I) dan Konferensi Luar Biasa (KLB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bima Tahun 2026, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung PGRI Kabupaten Bima, Jalan Sultan Alauddin, Belo.

Konferensi yang mengusung tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas dan Bima Bermartabat” ini dihadiri oleh Sekretaris Dinas Dikpora Kabupaten Bima, Wakil Ketua III PGRI Provinsi Nusa Tenggara Barat Drs. H. Lalu Kaharudin, Ketua PGRI Kabupaten/Kota Bima, Ketua PGRI Kabupaten Dompu, para Ketua Pengurus Cabang PGRI se-Kabupaten Bima, serta para guru dan tokoh pendidikan.

Dalam sambutannya, Bupati Bima mengharapkan pelaksanaan Konkerkab dan KLB tersebut mampu melahirkan kepemimpinan PGRI yang membawa perubahan nyata serta menjadi wadah perjuangan aspirasi guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Menurutnya, Konferkab dan KLB bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum strategis untuk memperkuat arah gerak organisasi PGRI agar semakin adaptif dan progresif dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan.

“Momentum ini hendaknya menjadi ajang konsultasi bersama, bukan kompetisi yang memecah kebersamaan. Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar, namun tujuan kita tetap satu, yaitu memajukan pendidikan di Kabupaten Bima,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh jajaran pendidik untuk terus menjaga marwah profesi, meningkatkan kompetensi, serta membangun solidaritas demi terwujudnya guru yang bermartabat dan berdaya saing.

Sementara itu, Wakil Ketua III PGRI Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Kaharudin, menjelaskan bahwa konferensi kerja merupakan forum penting dalam mengevaluasi pelaksanaan program organisasi. Selain itu, forum ini juga menjadi wahana untuk mengkaji setiap program yang telah dijalankan guna mengetahui tingkat keberhasilan maupun kendala yang dihadapi, sehingga dapat dirumuskan solusi yang tepat bagi kemajuan organisasi.(RED)

×