-->

Notification

×

Wali Kota Bima Matangkan Persiapan Festival Rimpu Mantika 2026, Target 85 Ribu Peserta

4/20/26 | Senin, April 20, 2026 WIB | 2026-04-20T04:48:59Z

KOTA BIMA - Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE memimpin rapat persiapan Festival Rimpu Mantika 2026 yang berlangsung di Aula Maja Labo Dahu, Senin (20/04/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, seluruh Staf Ahli, para Asisten, Kepala OPD, Kepala Bagian, Camat dan Lurah se-Kota Bima, Ketua TP PKK, Ketua GOW, Ketua DWP, Ketua Panitia Festival Rimpu Mantika 2026, serta Kepala Kementerian Agama Kota Bima.

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menyukseskan Festival Rimpu Mantika 2026, sekaligus menjadi tindak lanjut dari rapat-rapat sebelumnya guna memastikan seluruh persiapan berjalan optimal.

Dalam pemaparan panitia, disampaikan bahwa jumlah peserta pada pelaksanaan tahun sebelumnya mencapai sekitar 80 ribu orang. Tahun ini, jumlah tersebut ditargetkan meningkat hingga 85 ribu peserta. Berbagai strategi promosi telah dilakukan, serta evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya menjadi bahan penting untuk meningkatkan kualitas pawai rimpu tahun ini.

Pemerintah Kota Bima juga telah mengundang Pemerintah Kabupaten Bima untuk turut berpartisipasi. Rencananya, pawai rimpu akan digelar pada Sabtu, 25 April 2026, dengan rute start dari Lapangan Manggemaci dan finish di Serasuba, tepatnya di kawasan Museum Asi Mbojo. Selain itu, kehadiran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga telah dikonfirmasi.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan bahwa progres persiapan Festival Rimpu Mantika 2026 telah mencapai sekitar 90 persen. Ia menegaskan bahwa festival ini telah beberapa kali sukses dilaksanakan dan tahun ini merupakan penyelenggaraan yang keempat.

"Jika kita bisa berjalan bersama, insyaallah apa yang kita inginkan akan tercapai. Saya memahami kondisi OPD di tengah berbagai keterbatasan, namun saya meminta satu dukungan penuh untuk menyukseskan Festival Rimpu Mantika ini," ujarnya.

Wali Kota juga menekankan pentingnya peran aktif seluruh perangkat daerah hingga tingkat kelurahan. Ia meminta agar setiap kelurahan dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki serta memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini, sejalan dengan sinergi dari OPD.

Selain itu, konsep Eco Green diangkat dalam pelaksanaan festival tahun ini. Setiap rombongan atau peserta diimbau untuk membawa kantong plastik guna menampung sampah masing-masing, sehingga kebersihan selama dan setelah kegiatan festival tetap terjaga.

"Kita ingin menunjukkan dan memberikan yang terbaik dari tahun sebelumnya. Festival ini bukan hanya tentang budaya, tetapi juga tentang kebersihan, kebersamaan, dan citra Kota Bima," tutupnya.(RED)

×