KOTA BIMA – Warga Lingkungan Gindi RT 015 RW 006, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di halaman kosong depan SMPN 07 Kota Bima, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.
Korban diketahui bernama Muhammad Rangga (18), seorang laki-laki yang tidak bekerja dan beralamat di Lingkungan Mekar Baru, Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima.
Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kasi Humas Ipda Baiq Fitria Ningsih menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh seorang anak SD berinisial HA yang sedang bermain di sekitar lokasi bersama saksi lainnya.
“Korban pertama kali ditemukan oleh seorang anak SD berinisial HA yang sedang bermain di sekitar lokasi bersama saksi lainnya, Afan (18), warga lingkungan setempat,” jelas Ipda Baiq Fitria Ningsih.
Berdasarkan kronologis kejadian, sekitar pukul 17.00 WITA saksi HA sedang bermain dan berjalan di halaman kosong tersebut. Saat berada di lokasi, saksi melihat sesosok laki-laki tergeletak di semak-semak. Karena merasa takut, saksi kemudian memberitahukan temuan tersebut kepada kakaknya yang merupakan saksi kedua.
Setelah mendatangi lokasi, saksi II memastikan bahwa benar terdapat seorang laki-laki yang tergeletak di semak-semak dan diduga telah meninggal dunia. Informasi tersebut dengan cepat menyebar hingga membuat warga sekitar berdatangan dan berkerumun di lokasi kejadian.
Sekitar pukul 17.15 WITA, Kapolsek Asakota bersama personel tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung melakukan pengamanan area dengan memasang garis polisi serta menghimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi.
“Personel Polsek Asakota segera melakukan pengamanan lokasi guna menjaga situasi tetap kondusif dan memudahkan proses penyelidikan,” ujarnya.
Selanjutnya pada pukul 17.30 WITA, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Bima Kota tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan proses identifikasi terhadap korban. Proses identifikasi tersebut turut disaksikan oleh ibu kandung dan pihak keluarga korban yang memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan anggota keluarganya.
Usai dilakukan olah TKP, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Bima guna penanganan lebih lanjut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban.(RED)








