KOTA BIMA – Program kerja sama antara Pemerintah Kota Bima dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Nusa Tenggara Barat terkait pemulangan jenazah warga Kota Bima yang meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Provinsi NTB kini telah berjalan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Program tersebut merupakan salah satu program Pemerintah Kota Bima yang diakomodasi oleh Dinas Kesehatan Kota Bima melalui Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (SDK). Kehadiran program ini menjadi wujud kepedulian dan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat, khususnya untuk membantu proses pemulangan jenazah agar berlangsung lebih cepat, terkoordinasi dengan baik, serta mampu meringankan beban keluarga yang sedang berduka.
Sebelum program ini dilaksanakan, proses pemulangan jenazah kerap menjadi kendala bagi keluarga pasien, baik dari sisi teknis maupun pembiayaan. Melalui sinergi antara RSUD Provinsi NTB dan Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Kesehatan, penyediaan transportasi jenazah kini dapat dikoordinasikan secara lebih sigap sehingga tidak lagi membebani keluarga yang ditinggalkan.
Setelah berjalan beberapa waktu, sejumlah warga Kota Bima yang telah merasakan manfaat program tersebut membagikan pengalaman mereka saat diwawancarai pada Kamis (23/7/2026). Mereka menyampaikan apresiasi atas pelayanan yang diberikan pemerintah.
Salah seorang warga mengaku sangat terbantu dengan kemudahan proses pemulangan jenazah yang difasilitasi melalui program tersebut.
"Terima kasih banyak untuk Pemerintah Kota Bima, khususnya Bapak Wali Kota Bima, yang telah memfasilitasi pemulangan jenazah dari rumah sakit provinsi yang ada di Kota Mataram menuju Kota Bima dengan baik. Kami sangat terbantu, dan ini benar-benar meringankan beban keluarga yang sedang berduka," ujarnya.
Senada dengan itu, seorang warga lainnya yang belum lama ini kehilangan istrinya saat menjalani perawatan di RSUP juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas hadirnya program tersebut.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Bima dan seluruh pejabat lainnya. Adanya program ini sangat membantu saya dalam proses pemulangan jenazah almarhumah istri saya yang meninggal dunia di RSUP. Di tengah kesedihan, kami tidak perlu lagi repot mengurus banyak hal, karena sudah ada yang membantu," ungkapnya dengan haru.
Apresiasi serupa juga datang dari warga lain yang menilai program ini merupakan bentuk pelayanan publik yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
"Menurut saya program ini sangat tepat sasaran. Semoga ke depannya program seperti ini bisa terus berlanjut, sehingga semakin memudahkan masyarakat Kota Bima, khususnya keluarga yang sedang menghadapi musibah kehilangan," katanya.
Berbagai tanggapan positif dari masyarakat tersebut menjadi gambaran bahwa program kerja sama ini telah memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Bima, terutama bagi keluarga yang sedang menghadapi masa sulit karena kehilangan anggota keluarga.
Dinas Kesehatan Kota Bima melalui Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (SDK) menyatakan akan terus memantau pelaksanaan program tersebut agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, cepat, dan humanis.
Ke depan, program pemulangan jenazah ini diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan serta menjadi contoh sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan rumah sakit rujukan provinsi dalam menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang semakin berkualitas bagi masyarakat.(RED)

