-->

Notification

×

Sharing Session Kepemimpinan Digelar, Wawali Bima Ajak ASN Tinggalkan Ego Sektoral

8/07/26 | Jumat, Agustus 07, 2026 WIB | 2026-08-06T23:30:19Z

KOTA BIMA - Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, S.H., secara resmi membuka kegiatan Sharing Session bertajuk "Menjadi Pemimpin yang Bisa Kuat Strategi Komunikasi, Kolaborasi Program yang Efektif dan Efisien" yang diselenggarakan oleh STKIP Taman Siswa Bima di Aula Pemerintah Kota Bima, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan yang diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Bima tersebut menghadirkan tiga narasumber, yakni Prof. Dr. Nurliah Nurdin, S.IP., M.A., Chusnul Mar'iyah, Ph.D., dan Dr. Abdul Aziz, M.Si. Forum ini menjadi wadah berbagi gagasan dan pengalaman untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, strategi komunikasi, serta membangun kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi kepada STKIP Taman Siswa Bima yang dinilai konsisten berkontribusi mencetak sumber daya manusia berkualitas melalui visi sebagai kampus rujukan pembelajaran literasi. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.

Feri Sofiyan juga menegaskan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan dinamika kepemimpinan saat ini. Menurutnya, seorang pemimpin yang kuat bukan hanya memiliki kewenangan, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang baik, menggerakkan kolaborasi, serta menyatukan energi berbagai pihak untuk mencapai tujuan bersama.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyoroti pentingnya efisiensi birokrasi di tengah keterbatasan fiskal. Menurutnya, seluruh elemen pemerintahan harus memiliki pemahaman yang sama mengenai optimalisasi sumber daya demi menghadirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Efisiensi bukan sekadar penghematan anggaran, tetapi bagaimana kita mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki agar mampu menghasilkan program-program yang memberikan dampak dan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Karena itu, tidak ada lagi ruang bagi ego sektoral maupun cara kerja yang berjalan sendiri-sendiri. Yang dibutuhkan adalah kolaborasi, sinergi, dan kepemimpinan yang mampu menghubungkan ide dengan aksi serta kebijakan dengan kebutuhan nyata masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Bima saat ini terus melakukan berbagai pembenahan, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, hingga memperluas kolaborasi dengan pemerintah pusat, dunia usaha, komunitas, dan perguruan tinggi. Menurutnya, seluruh upaya tersebut membutuhkan pemimpin yang adaptif, inovatif, serta memiliki kemampuan membangun jejaring kerja sama.

Di akhir sambutannya, Feri Sofiyan berharap kegiatan Sharing Session ini mampu melahirkan pemimpin-pemimpin yang berintegritas, memiliki kecerdasan dalam berkomunikasi, mampu berkolaborasi, serta peka terhadap berbagai persoalan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus memperkuat budaya belajar, inovasi, dan semangat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Bima.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bima bersama STKIP Taman Siswa Bima berkomitmen menyatukan perspektif mengenai pentingnya kepemimpinan kolaboratif dan implementasi efisiensi birokrasi, sehingga setiap kebijakan dan program pembangunan dapat memberikan manfaat yang lebih besar, tepat sasaran, dan berkelanjutan bagi masyarakat.(RED)

×