-->

Notification

×

Pemkot Bima Hadiri Road Show Positive Alternative Narrative Competition, Dorong Generasi Muda Sebarkan Konten Positif

10/20/26 | Selasa, Oktober 20, 2026 WIB | 2026-10-20T08:28:46Z

KOTA BIMA – Pemerintah Kota Bima menghadiri kegiatan Road Show Online/Offline Positive Alternative Narrative Competition yang diselenggarakan oleh The Habibie Center di Convention Hall Paruga Na’e, Kota Bima, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan hadiah dan penghargaan kepada para pemenang lomba konten kreator dan narasi positif bertema “Kota Bima Bisa dalam Bingkai Toleransi, Antikekerasan, dan Harmoni Sosial”.

Kegiatan ini dihadiri Staf Ahli Wali Kota Bima Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM, Hj. Suharni, SE., sejumlah kepala perangkat daerah, camat dan lurah se-Kota Bima, serta konten kreator, mahasiswa, pelajar, dan peserta lomba.

Acara diawali dengan penampilan seni tradisional mahasiswa Universitas Ngusuwaru Bima, dilanjutkan laporan panitia yang disampaikan Rangga Babuju.

PIC Program Prokehesi Kota Bima dari The Habibie Center, Imron Rasyid, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bima atas dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat berlanjut pada tahun mendatang sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk terus berkarya.

“Bagi teman-teman yang belum menang, jangan berkecil hati. Apa yang kalian lakukan merupakan kontribusi positif yang membangun bagi kami dan Pemerintah Kota Bima,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Bima, Hj. Suharni, SE., menyampaikan amanat Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE., yang berhalangan hadir.

Dalam amanat tersebut, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada The Habibie Center dan menilai generasi muda memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan daerah melalui konten digital yang positif.

Wali Kota juga mengingatkan pentingnya memilah informasi dan menghargai perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Toleransi bukan berarti kita harus memiliki pandangan yang sama, melainkan bagaimana kita mampu menghargai perbedaan dan hidup berdampingan secara damai,” amanat Wali Kota yang disampaikan oleh Staf Ahli.

Selain itu, generasi muda diharapkan mampu menjadi pelopor antikekerasan, menjaga harmoni sosial, serta bijak dalam menggunakan media sosial.

“Saya berharap kegiatan ini melahirkan kreator muda yang bertanggung jawab dan dapat memajukan masyarakat Kota Bima. Bijaklah dalam bermedia sosial,” pesan Wali Kota.

Kompetisi tersebut mencakup tiga kategori, yakni umum/publik, pemuda, dan pelajar. Ajang ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyebarkan narasi positif sekaligus memperkuat nilai toleransi dan harmoni sosial di Kota Bima.

Melalui kegiatan ini, kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda, diharapkan dapat menjadi sarana menyampaikan pesan perdamaian, mencegah kekerasan, menghargai perbedaan, serta membangun citra positif Kota Bima melalui media digital.(RED)

×