-->
×

Pimpin Upacara Hari Santri Nasional, Sekda Kota Bima Dorong Santri Kuasai Ilmu dan Teknologi

10/22/26 | Kamis, Oktober 22, 2026 WIB | 2026-10-22T07:34:50Z

KOTA BIMA, BERITABIMA.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima, Drs. H. Muhammad Fakhrunraji, M.E., memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang berlangsung di halaman Pondok Pesantren Al-Qur’an Ash-Shiddiqiyah, Kota Bima, Kamis (22/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Sekda Kota Bima didampingi Plt. Asisten I, Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat, Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kota Bima.

Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para santri dan ulama dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, peringatan ini juga menjadi bentuk penghargaan atas kontribusi pesantren dalam membangun kehidupan keagamaan, pendidikan, dan karakter bangsa.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Bima menyampaikan bahwa Hari Santri Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan, meningkatkan kualitas pendidikan, serta meneguhkan peran santri dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ia juga menegaskan bahwa santri memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan zaman. Santri diharapkan tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga mampu mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, serta keterampilan yang dibutuhkan untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa.

“Santri harus terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga akhlak, memperkuat nilai-nilai keislaman yang moderat, serta menanamkan semangat cinta tanah air. Dengan demikian, santri dapat menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.

Pemerintah Kota Bima berharap peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pondok pesantren, para ulama, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, religius, serta berdaya saing.

Melalui momentum ini, semangat perjuangan dan pengabdian para santri diharapkan terus tumbuh sebagai kekuatan dalam menjaga persatuan, memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, serta mewujudkan Kota Bima yang lebih maju dan sejahtera.(RED)

×