-->

Notification

×

​​Raih Prestasi di KRIYANUSA 2026, Dekranasda NTB Siapkan Langkah Tembus Pasar Global

10/03/26 | Sabtu, Oktober 03, 2026 WIB | 2026-10-03T08:41:58Z

JAKARTA – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menorehkan prestasi dalam ajang KRIYANUSA 2026. NTB berhasil meraih penghargaan Stand Terfavorit serta Juara I Kriya Berbahan Kayu melalui produk kerajinan cukli.

Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Sinta M. Iqbal, menyebut capaian tersebut menjadi momentum sekaligus motivasi bagi para perajin NTB untuk terus meningkatkan kualitas dan inovasi produk agar mampu menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar global.

“Alhamdulillah, senang sekali. Ini merupakan keikutsertaan pertama dalam kepengurusan kami saat ini, dan kita mendapat prestasi sebagai Stand Terfavorit serta Juara I Kriya Berbahan Kayu, khususnya cukli,” ujarnya.

Menurut Sinta, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, Dekranasda, serta para perajin dari seluruh NTB.

Sebanyak 10 kabupaten/kota di NTB turut membawa produk unggulan daerah dalam ajang KRIYANUSA 2026. Keberagaman produk tersebut menjadi salah satu kekuatan NTB dalam memperkenalkan potensi kriya dan kekayaan budaya daerah ke pasar yang lebih luas.

Sinta menegaskan bahwa penghargaan yang diraih bukan menjadi titik akhir, melainkan momentum untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas produk kerajinan NTB.

“Hasil karya kita sudah mulai dikenal. Ayo kita sama-sama memperbaiki kualitas kerajinan kita supaya ke depannya semakin bisa diterima. Insyaallah tahun depan kolaborasi kita akan menjadi lebih kuat lagi. Ingat, kolaborasi adalah kunci,” pungkasnya.

Keikutsertaan NTB dalam KRIYANUSA 2026 sebelumnya juga membawa konsep Uma Lengge dari Bima sebagai ikon Paviliun NTB. Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya dan produk kriya daerah dalam ajang tingkat nasional tersebut.

Melalui capaian tersebut, Dekranasda NTB mendorong para perajin untuk terus berkarya, melakukan inovasi, serta meningkatkan kualitas produk sehingga kerajinan daerah tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga memiliki peluang untuk menembus pasar internasional.(RED)

×