-->
×

SMPN 12 Kota Bima Torehkan Prestasi di FTBI 2026, Dinda Khamelia Raih Juara I Siap Melaju ke Tingkat Provinsi NTB

10/16/26 | Jumat, Oktober 16, 2026 WIB | 2026-10-16T08:13:01Z

KOTA BIMA – SMP Negeri 12 Kota Bima kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kota Bima Tahun 2026. Sekolah yang berada di Kelurahan Lelamase, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima, ini berhasil membawa pulang sejumlah prestasi melalui para siswanya yang berkompetisi dalam berbagai cabang lomba.

Prestasi tertinggi diraih oleh Dinda Khamelia, siswa kelas IX, yang berhasil meraih Juara I Lomba Menulis Cerita. Capaian tersebut mengantarkan Dinda untuk melenggang ke tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan membawa nama Kota Bima dalam kompetisi selanjutnya.

Selain prestasi di bidang menulis cerita, SMPN 12 Kota Bima juga mencatatkan hasil membanggakan melalui siswa lainnya. Zakira Aktaningsi dari kelas VII berhasil meraih Juara III Lomba Stand Up. Sementara itu, Sri Anisa dari kelas VIII meraih posisi ke-10 dalam Lomba Puisi, dan Laura Malya Putri dari kelas VIII menempati posisi ke-10 dalam Lomba Dali.

Raihan tersebut menjadi bukti semangat para siswa SMPN 12 Kota Bima dalam mengembangkan potensi, kreativitas, dan kecintaan terhadap bahasa serta budaya daerah. Keikutsertaan mereka dalam FTBI juga menjadi bagian dari upaya pelestarian bahasa ibu melalui kegiatan yang melibatkan generasi muda.

Kepala SMPN 12 Kota Bima, Syumardi,SE saat foto bersama siswa

Kepala SMPN 12 Kota Bima, Syumardi, S.E., menyampaikan apresiasi atas perjuangan para siswa yang telah berpartisipasi dan mengharumkan nama sekolah dalam ajang FTBI Tingkat Kota Bima Tahun 2026.

Menurutnya, prestasi yang diraih bukan semata-mata tentang kemenangan, melainkan juga tentang keberanian siswa untuk tampil, kemauan untuk belajar, serta komitmen dalam menjaga dan melestarikan bahasa dan budaya daerah.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas capaian anak-anak dalam FTBI tahun ini. Prestasi Juara I yang diraih Dinda Khamelia menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah, terlebih karena ia akan melanjutkan perjuangan ke tingkat Provinsi NTB. Kami berharap Dinda dapat mempersiapkan diri dengan baik dan memberikan hasil terbaik. Kepada seluruh peserta, kami berpesan agar terus belajar, berlatih, dan tidak berhenti berkarya,” ungkap Syumardi.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pembina dan seluruh pihak yang telah mendukung siswa selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang mendorong tumbuhnya bakat dan prestasi peserta didik.

Perwakilan pembina SMPN 12 Kota Bima, Hidayaturrahman

Perwakilan pembina SMPN 12 Kota Bima, Hidayaturrahman, yang membina Dinda dalam cabang lomba menulis cerita, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses latihan, pendampingan, dan kemauan siswa untuk terus memperbaiki kemampuan menulisnya.

Ia menilai lomba menulis cerita dalam FTBI tidak hanya menguji keterampilan merangkai kata, tetapi juga kemampuan peserta dalam mengangkat nilai kehidupan, pengalaman, dan kekayaan budaya lokal melalui sebuah cerita.

“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Dinda telah menunjukkan kemauan untuk belajar dan mengembangkan kemampuannya dalam menulis cerita. Bagi kami, yang terpenting bukan hanya hasil akhirnya, tetapi juga bagaimana siswa mampu mengenal, mencintai, dan menghidupkan bahasa ibu melalui karya mereka. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berlatih menghadapi tingkat provinsi,” ujar Hidayaturrahman.

Ia berharap semakin banyak siswa yang berani menuangkan gagasan dan pengalaman mereka ke dalam karya tulis, khususnya cerita yang mengangkat kearifan lokal dan kehidupan masyarakat Bima.

Dinda Khamelia, siswa kelas IX yang meraih Juara I Lomba Menulis Cerita, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas pencapaian tersebut. Baginya, hasil ini menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan menulis.

“Saya sangat bersyukur dan senang bisa meraih Juara I. Terima kasih kepada kepala sekolah, guru, pembina, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan serta bimbingan. Prestasi ini menjadi motivasi bagi saya untuk belajar lebih giat lagi. Saya akan berusaha mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk mengikuti lomba di tingkat Provinsi NTB dan berharap bisa kembali memberikan yang terbaik untuk sekolah dan Kota Bima,” ungkap Dinda.

Keberhasilan Dinda diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi teman-temannya agar tidak ragu mengembangkan bakat dan mengikuti berbagai kegiatan positif di sekolah.

Festival Tunas Bahasa Ibu merupakan salah satu ruang bagi generasi muda untuk mengenal, menggunakan, dan melestarikan bahasa daerah melalui berbagai bentuk ekspresi, termasuk menulis cerita, berpuisi, dan pertunjukan seni berbahasa daerah.

Bagi SMPN 12 Kota Bima, keikutsertaan dalam FTBI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk menanamkan kecintaan terhadap identitas budaya lokal kepada para siswa.

Dengan raihan Juara I Lomba Menulis Cerita, Juara III Lomba Stand Up, serta posisi ke-10 dalam Lomba Puisi dan Lomba Dali, SMPN 12 Kota Bima berharap dapat terus mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi sekaligus bangga terhadap bahasa dan budaya daerahnya.

Kini, perhatian tertuju pada langkah Dinda Khamelia menuju FTBI tingkat Provinsi NTB. Dukungan sekolah, pembina, keluarga, dan masyarakat diharapkan menjadi bekal bagi Dinda untuk melanjutkan perjuangan serta membawa semangat SMPN 12 Kota Bima ke tingkat yang lebih tinggi.(RED) 

×