MATARAM – Gelaran Riders Parade menjelang MotoGP Mandalika 2026 tidak hanya menghadirkan kemeriahan bagi ribuan masyarakat, tetapi juga membawa peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Udayana, Kota Mataram, Rabu (7/10/2026), dipadati masyarakat yang ingin menyaksikan langsung para pembalap MotoGP menyapa warga menjelang balapan di Pertamina Mandalika International Circuit.
Di tengah antusiasme masyarakat tersebut, sejumlah pedagang mengaku mengalami peningkatan penjualan dibandingkan hari biasa. Bahkan, salah seorang pelaku UMKM menyebut penjualannya meningkat hingga 50 persen.
Baiq Sumindah, pelaku UMKM asal Mataram, mengungkapkan bahwa penjualan produknya mengalami peningkatan signifikan selama Riders Parade berlangsung.
“Kalau hari ini, meningkatnya 50 persen bagi saya,” ujarnya.
Ia mengaku telah menyiapkan stok minuman lemon tea lebih banyak dibandingkan hari biasa. Selain minuman, buah dan risol juga menjadi produk yang diminati pengunjung.
Menariknya, pembeli yang datang tidak hanya berasal dari NTB. Baiq Sumindah juga melayani wisatawan mancanegara dan pengunjung dari luar daerah, termasuk Jawa dan Madura.
Salah seorang rombongan dari Dinas Pariwisata Jawa Timur bahkan mencicipi risol buatannya di lokasi sebelum membeli dalam jumlah lebih banyak.
“Dia beli risol saya, langsung dia makan di sini katanya enak, langsung dia beli lumayan banyak,” ungkapnya.
Momentum tersebut juga membuka peluang mendapatkan pelanggan baru. Sejumlah pembeli bahkan meminta nomor kontak agar dapat kembali membeli produknya ketika berkunjung ke Lombok.
“Dia sampai minta nomor telepon,” katanya.
Baiq Sumindah berharap pelaku UMKM lokal mendapatkan kesempatan lebih luas untuk terlibat dalam berbagai kegiatan besar yang digelar di NTB, baik di tingkat provinsi maupun Kota Mataram.
“Kalau bisa apa pun event-event di Provinsi NTB ataupun di Kota Mataram ini kita dilibatkan UMKM,” harapnya.
Peningkatan penjualan juga dirasakan Zul, salah seorang pedagang yang berjualan di sekitar lokasi parade. Menurutnya, keramaian pengunjung memberikan dampak positif terhadap transaksi, terutama untuk produk minuman.
“Kalau di saat pawai lumayan. Betul, meningkat,” ujarnya.
Ia menilai banyaknya masyarakat yang hadir menjadi peluang bagi pedagang untuk meningkatkan penjualan.
“Kalau ramai orang, otomatis orang belanja ramai,” katanya.
Hal serupa disampaikan Parjana, pedagang yang menjual leker dengan berbagai varian rasa, termasuk cokelat dan Oreo. Ia mengaku penjualannya meningkat dibandingkan hari biasa, dengan perkiraan kenaikan sekitar 11–15 persen.
“Peningkatan, ya, peningkatan,” ujarnya.
Parjana berharap pelaku UMKM terus diberikan ruang untuk berjualan dalam berbagai kegiatan besar, termasuk rangkaian MotoGP Mandalika.
“Ya, harus,” katanya ketika ditanya mengenai harapannya agar UMKM kembali dilibatkan dalam kegiatan MotoGP berikutnya.
Selain berdampak terhadap aktivitas ekonomi, Riders Parade juga menjadi pengalaman tersendiri bagi masyarakat yang ingin menyaksikan para pembalap dunia secara langsung.
Asih, warga Taman Karang Baru, Bumi Gora, Kota Mataram, mengaku bangga karena NTB dipercaya menjadi tuan rumah ajang MotoGP Mandalika.
“Sangat bangga sekali karena NTB itu salah satu provinsi yang dipercayakan untuk mengadakan Mandalika,” ujarnya.
Sementara itu, Emi, warga Narmada, Kabupaten Lombok Barat, datang bersama keluarganya untuk melihat pembalap idolanya.
“Seru, ramai. Namanya idola, walaupun kita dari jauh dan berdesakan, namanya juga sekali seumur hidup,” tuturnya.
Yuni, seorang guru TK yang hadir bersama murid dan rekan-rekannya, juga menyambut positif penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap ajang internasional dapat semakin memperkenalkan NTB kepada masyarakat luas dan wisatawan.
“Kalau memang menambah devisa negara, aman-aman saja. Apalagi di Lombok, siapa tahu dengan adanya ini pariwisatanya semakin mendunia,” katanya.
Pengalaman para pelaku UMKM tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pendukung MotoGP berpotensi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, mulai dari peningkatan transaksi penjualan hingga terbukanya peluang mendapatkan pelanggan baru.
Dengan keterlibatan pelaku usaha lokal dan dukungan masyarakat, Riders Parade menjadi salah satu momentum untuk memperkuat promosi pariwisata sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat NTB.
Penyelenggaraan event internasional seperti MotoGP Mandalika diharapkan tidak hanya mengangkat nama NTB di tingkat dunia, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM dan perekonomian masyarakat setempat.(RED)

