Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Cuaca Extrem, Kapal PM Surga Illahi Bermuatan Garam Tenggelam

2/27/23 | 2/27/2023 WIB Last Updated 2023-02-27T07:57:55Z
Ilustrasi

Bima, Beritabima.com - Pada senin 27 februari 2023 sekitar pukul 07.00 wita, terjadi kecelakaan tenggelam satu unit kapal bernama PM SURGA ILAHI diperairan Flores area Desa Sangiang Kecamatan  Wera yang diakibatkan cuaca extrem.

Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K melalui Kasi Humas AKP Jufrin menjelaskan, Kapal PM SURGA ILAHI  berangkat pada minggu 26 pebruari 2023 sekitar pukul 09.25 wita dari pelabuhan Bima yang memuat garam dengan tujuan Nangahale Flores Provinsi NTT. 

"Di tengah perjalanan perairan laut, tiba - tiba badai angin kencang dan gelombang yang tinggi serta deras disertai hujan, sehingga kapal oleng dan tidak bisa dikendalikan oleh nahkodanya yang mengakibatkan tenggelam di perairan laut Flores area Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, " Ujarnya. 

Tambah Jufrin, kapal PM SURGA ILAHI diperkirakan tenggelam sekitar pukul 14.00 wita dimana kapal beserta isinya terbalik dihantam badai, kemudian 3 ABK berhasil menyelamatkan diri berenang menggunakan gabus dan keluar menuju daratan disekitar so karombo, Dusun Tewo, Desa  Sangiang, Kecamatan Wera Kabupaten Bima. 

"Kapal tersebut sebelumnya berencana menjemput 2  ABK yang menunggu di sekitar area sebelah utara  pasir besi 

antara lain, Igon Isnadin pria berusia 28 tahun warga Desa Sangiang dan Jadiin pria 43 tahun juga warga Desa Sangiang yang juga pemilik kapal untuk bersama-sama menuju Daerah tujuan, namun ditengah perairan laut tersebut terjadi musibah laka laut, " Paparnya. 

Sementara untuk 3  ABK yang berhasil menyelamatkan diri dengan diantaranya

Nurdin (Kapten) pria berusia 35 tahun asal Desa Sangiang, Misran pria 32 tahun juga warga Desa Sangiang dan Sahrul Ramadhan pria 25 tahun juga warga Desa Sangiang Wera. Ketiganya dalam keadaan sehat meski masih mengalami trauma. 

"Syukur, Ketiga ABK tersebut selamat dan tidak mengalami luka-luka, sementara atas kejadian tersebut kerugian diperkirakan sekitar Rp. 750.000.000,- (Tujuh ratus lima puluh juta rupiah)," Pungkasnya.(RED

close