Warga Keluhkan Pengerjaan Bronjonisasi di Kelurahan Manggemaci

Warga Keluhkan Pengerjaan Bronjonisasi di Kelurahan Manggemaci

 

Kondisi jalan yang diduga karena dilewati truk material waskita. 

Kota Bima,Beritabima.com - Sejumlah warga Manggemaci mendatangi Kantor Kelurahan Manggemaci dan mengeluhkan terkait pengerjaan bronojonisasi yang dilakukan oleh Waskita. 

Bersama sejumlah unsur pemerintahan Kelurahan Manggemaci di ruangan Kantor Lurah Manggemaci, Iwan yang merupakan Ketua RT 04  mengungkapkan bahwa dari proyek bronjonisaai yang dilakukan Waskita di Kelurahan Manggemaci banyak kerugian yang dialami warga setempat. 

"Diantaranya Saluran parit sebelah jembatan gantung diganti tak sesuai ukuran, karena  pintu air besar besar namun diganti oleh pekerja dengan yang kecil," Tutur Iwan. 

Lalu kemudian pada RT 01 juga paritnya rusak karena dilewati mobil yang mengerjakan proyek waskita namun hingga kini tak kunjung diperbaiki. 

"Selain itu di RT 01 kesumbat pipa sebagian juga karena dilewati trunk pengangkut material Waskita, " Terang salah satu Warga Manggemaci berinisial AD

Tak cukup sampai disitu, menurut Dedy yang merupakan Sekretaris LPM Manggemaci mengungkapkan bahwa pengerjaan proyek bronjonisasi oleh waskita banyak kekurangan, bukan hanya sebatas kerusakan gang, pipa atau parit saja, namun masih banyak lainnya. 

"Diantaranya penggunaan batu pada pengerjaan bronjonisasi  oleh Waskita itu menurutnya tidak sesuai SOP, Kawat masih banyak yang kendor, pemasangan bronjong kurang dalam dan diduga kuat tak sesuai SOP dan saya menilai asal asalan," Terang Dedy..

Sementara pada pihak Waskita , Herlambang mengakui bahwa pengerjaannya belum selesai namun akan diperbaiki satu persatu terkaait kerusakan saluran dan beberapa kerusakan lainnya. 

"Ada lsm juga yang nanya legalitas batu udh kita kasih tau juga lengkap, kemudian Wali Kota dan PUPR juga langsung periksa  ke manggemaci, Coba tanya pak lurah pak wali dan timnya yang ke manggenaci,,  lalu terkait saluran dan lainnya akan kita diperbaiki satu per satu, karena pengerjaan belum selasi, " Ujar Herlambang.(RED

Posting Komentar

0 Komentar