Bima, Beritabima.com - Dalam upaya menyerap aspirasi masyarakat, khususnya tokoh agama dan lembaga sosial keagamaan, Anggota DPR RI Hj. Mahdalena, SS, MM menggelar kegiatan dialog bertajuk "Serap Aspirasi Tokoh Agama dan Lembaga Sosial Keagamaan Mitra Kementerian Agama Tahun 2025", Sabtu (2/8/2025), bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima H. Mujiburrahman, S.Ag, serta perwakilan dari Kakanwil Kemenag Provinsi NTB, Hj. Nurlalaila Ismi, M.Pd. Hadir pula para kiyai, ulama, kepala KUA, penyuluh agama, guru madrasah, pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda se-Kabupaten Bima.
Acara dibuka secara resmi oleh H. Mujiburrahman, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya perencanaan yang matang dalam menjalankan amanah program.
"Segala sesuatu itu harus memulai dari rencana yang matang dan baik, akan menghasilkan hasil maksimal apapun bentuk kegiatannya, karena merupakan sebuah amanah," tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya validitas data dalam sistem digitalisasi saat ini.
"Saat ini pendataan melalui basis data secara online, maka dari itu pernyataan dalam mendaftar harus lengkap akan mempermudah akses," ungkap H. Mujiburrahman.
Sesi dialog terbuka dimanfaatkan oleh para peserta untuk menyampaikan berbagai aspirasi. Salah satunya datang dari Kepala MTs Negeri 4 Bima, yang menyuarakan harapan atas perhatian pemerintah terkait ketersediaan lahan untuk pengembangan madrasah.
"Sudah 20 tahun kami mengabdi di tempat tersebut dan bergabung dengan RA, MIN, dan MTs. Namun hingga kini kami hanya memiliki lahan seluas 30 are," keluhnya.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Hj. Mahdalena menyampaikan komitmennya untuk membawa seluruh aspirasi ke tingkat pusat.
"Kami akan menampung semua aspirasi ini dan akan dibahas di Banggar nanti," ujarnya singkat namun penuh makna.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara wakil rakyat dengan masyarakat akar rumput, khususnya dalam sektor keagamaan yang selama ini menjadi fondasi penting pembangunan karakter dan moral bangsa.(RED)





