-->

Notification

×

Klinik Koperasi dan Si Cerah Harumkan Kota Bima di Ajang IGA 2025

11/13/25 | Kamis, November 13, 2025 WIB | 2025-11-15T06:14:08Z

Kota Bima, Beritabima.com - Klinik Koperasi dan Si Cerah menjadi dua inovasi unggulan yang diikutsertakan Pemerintah Kota Bima pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Wali Kota memaparkan kedua inovasi tersebut pada tahap presentasi penilaian IGA 2025, Kamis (6/11) di Jakarta.

Kepada tim penilai, Wali Kota H. A. Rahman, SE menjelaskan bahwa inovasi Klinik Koperasi merupakan inovasi non-digital yang berperan penting dalam menjaga kestabilan ekonomi daerah. Ia berfungsi sebagai wadah layanan cepat bagi koperasi yang membutuhkan konsultasi dan pendampingan. “Dengan model Fast Track 1 Hari, masalah koperasi bisa teridentifikasi dan diselesaikan pada hari yang sama,” jelasnya. Pendampingan tersebut membuat koperasi lebih sehat, mandiri, dan berdaya saing.

Selanjutnya, Wali Kota memaparkan inovasi digital Celengan Darah (Si Cerah) yang dirancang untuk menjawab isu kesehatan ibu dan anak serta penurunan stunting. Si Cerah mengusung konsep barter darah berbasis digital. Melalui platform yang terhubung dengan PMI dan Dinas Kesehatan, masyarakat dapat melakukan pendaftaran donor, pemantauan jadwal, hingga aduan dan konsultasi secara daring maupun luring.

Inovasi Si Cerah terbukti memberikan dampak signifikan, meningkatkan ketersediaan darah hingga 25–30 persen, menurunkan risiko kematian ibu dan bayi, serta memperkuat kepedulian sosial masyarakat.


Yang membanggakan, Si Cerah telah direplikasi di berbagai daerah, antara lain:

Puskesmas di Kabupaten Bima dan Dompu (NTB),

Klinik Assabil dan Natur O di Bekasi,

Desa Pagersari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.


Selain itu, inovasi ini juga telah memperoleh Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas buku saku panduan donor darah sebagai acuan resmi bagi masyarakat dan daerah lain yang ingin mereplikasi program tersebut.

Kementerian Dalam Negeri memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bima atas langkah inovatif yang mengintegrasikan riset dan teknologi untuk mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Wali Kota menegaskan bahwa inovasi daerah tidak boleh berhenti pada ajang lomba atau penghargaan. “Dengan dukungan BRIDA dan kolaborasi seluruh perangkat daerah, Pemerintah Kota Bima terus berupaya membangun iklim inovasi yang terbuka, partisipatif, dan berkelanjutan menuju Kota Bima yang lebih maju dan adaptif terhadap perubahan zaman,” harapnya.(RED)

×