Kota Bima, Beritabima.com – Sabtu, 3 Januari 2026, Ketua LPM Kelurahan Penatoi, Muziburrahman, SH, menyatakan kesiapan dirinya untuk maju sebagai calon Ketua DPD II Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Bima. Pernyataan tersebut disampaikannya sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat peran LPM dalam mendorong pembangunan yang berbasis kebutuhan masyarakat.
![]() |
| Muziburrahman,SH |
Muziburrahman menegaskan, niat maju dalam kontestasi kepemimpinan LPM Kota Bima didorong oleh keinginannya menjadikan LPM sebagai lembaga yang kuat, mandiri, dan partisipatif.
“Visi saya adalah menjadikan LPM Kota Bima sebagai lembaga yang kuat, mandiri, dan partisipatif dalam mendorong pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat,” tegas Muziburrahman.
Untuk mewujudkan visi tersebut, ia memaparkan sejumlah misi strategis yang akan dijalankan, di antaranya memperkuat kapasitas LPM di semua tingkatan, khususnya kelurahan, mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan, serta menjadikan LPM sebagai jembatan aspirasi warga yang efektif dan berintegritas.
“LPM harus mampu menjadi penghubung aspirasi warga yang dapat dipercaya, sekaligus mengembangkan kolaborasi dengan berbagai pihak demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Muziburrahman juga menyampaikan sejumlah program prioritas yang akan langsung dijalankan apabila dirinya terpilih sebagai Ketua LPM Kota Bima. Program tersebut meliputi penguatan kelembagaan LPM kelurahan melalui pelatihan, pendampingan, dan konsolidasi organisasi, serta pendataan dan pemetaan kebutuhan masyarakat sebagai dasar advokasi pembangunan.
“Optimalisasi peran LPM dalam Musrenbang menjadi penting, agar aspirasi warga benar-benar terakomodasi dan tidak sekadar formalitas,” jelasnya.
Dalam memperkuat peran LPM hingga tingkat kelurahan, Muziburrahman menekankan pentingnya pendekatan langsung dan berjenjang. Ia menilai LPM Kota harus rutin turun ke lapangan untuk mendengar persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.
“Strategi kami adalah pendekatan langsung ke kelurahan, mendengar persoalan masyarakat, sekaligus memberikan pendampingan teknis dan organisatoris,” katanya.
Selain itu, ia juga mendorong sinergi yang kuat antara LPM dengan RT/RW dan tokoh masyarakat, penguatan kapasitas pengurus melalui pelatihan kepemimpinan, serta penerapan pola kerja yang terbuka, akuntabel, dan berorientasi solusi.
Menjawab pertanyaan terkait sinergi LPM dengan pemerintah daerah tanpa kehilangan independensi, Muziburrahman menegaskan bahwa LPM merupakan mitra strategis pemerintah, namun tetap harus menjaga marwah dan fungsi kontrol sosialnya.
“LPM adalah mitra strategis pemerintah, bukan sekadar pelengkap. Sinergi dibangun melalui komunikasi dan kolaborasi program, tetapi independensi tetap dijaga,” tegasnya.
Ia menambahkan, independensi tersebut diwujudkan dengan menyampaikan aspirasi masyarakat secara objektif dan konstruktif, mengawal kepentingan warga, serta menjalankan fungsi kontrol sosial secara santun dan bertanggung jawab.
Terkait komitmen kepemimpinan, Muziburrahman menegaskan akan memimpin LPM secara amanah, transparan, dan bertanggung jawab, serta membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi anggota dan masyarakat.
“Saya ingin menjadikan LPM sebagai rumah bersama, tempat aspirasi didengar dan diperjuangkan, dengan mengutamakan kerja nyata daripada sekadar wacana,” tandasnya.
Adapun harapannya jika terpilih sebagai Ketua LPM Kota Bima, Muziburrahman ingin LPM benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Harapan saya sederhana namun besar, LPM hadir sebagai penggerak, penghubung, dan penguat masyarakat dalam pembangunan Kota Bima yang lebih maju, adil, berdaya, dan bermartabat,” pungkasnya.(RED)
.jpg)