BIMA – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Bima terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah atau tahun 2026. Berbagai persiapan telah dilakukan guna memastikan perjalanan penumpang melalui jalur laut berlangsung aman dan nyaman.
Sebagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa transportasi laut, PELNI melayani angkutan penumpang dan barang di seluruh perairan Indonesia sejak didirikan pada 28 April 1952. Hingga kini, perusahaan tersebut tetap menjadi salah satu tulang punggung transportasi laut nasional.
Kepala PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Bima, Budiyarto, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah untuk menghadapi peningkatan jumlah penumpang saat musim mudik Lebaran.
“Saat ini tidak ada tiket gratis, hanya diberikan kompensasi 30 persen diskon tiket dari tarif dasar untuk pembelian di loket Pelni dan website Pelni Mobile dan berlaku mulai tanggal 11 Maret 2026 hingga 5 April 2026 selama kuota masih ada. Untuk tiket gratis hanya diperuntukkan bagi penumpang laut Surabaya–Balikpapan,” jelas Budiyarto, Jumat (13/3/2026).
Selain memberikan potongan harga tiket, manajemen PELNI juga menyiapkan armada tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada masa mudik Lebaran.
“Manajemen kami sudah menyiapkan enam kapal cadangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan armada tersebut sudah dilakukan uji petik serta pemeriksaan kelaiklautan pelayaran. Semuanya dinyatakan layak laut,” ungkapnya.
Budiyarto juga mengimbau masyarakat yang akan menggunakan jasa transportasi laut agar membeli tiket melalui saluran resmi yang telah disediakan oleh PELNI.
“Bagi para penumpang agar tetap membeli tiket pada tempat yang sudah ditentukan oleh PT Pelni Persero tanpa melalui calo,” tegasnya.
Dengan berbagai persiapan tersebut, PELNI Cabang Bima memastikan pelayanan transportasi laut menjelang Lebaran 1447 H / 2026 M tetap berjalan aman, terkendali, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang hendak mudik menggunakan armada kapal laut.(RED)




