KOTA BIMA – Pemerintah Kota Bima terus berupaya mendorong pembangunan daerah, salah satunya melalui pelaksanaan program National Urban Flood Resilience Project (NUFReP) yang mencakup pembangunan sistem drainase dan kolam retensi sebagai bagian dari upaya penanganan banjir di wilayah Kota Bima.
Meski menghadapi sejumlah kendala, khususnya terkait persoalan lahan, Pemkot Bima memastikan program tersebut tetap dilaksanakan dengan menyiapkan konsep dan langkah strategis agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bima, Syarif Rustaman, menyampaikan bahwa program NUFReP merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam memperbaiki sistem pengendalian banjir di daerah.
Ia menjelaskan bahwa program tersebut meliputi pembangunan saluran drainase di sejumlah titik serta pembangunan kolam retensi sebagai penampung air untuk mengurangi potensi banjir di Kota Bima.
Menanggapi pelaksanaan pembangunan kolam retensi di kawasan Ama Hami, Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Syarif Rustaman menegaskan bahwa proyek tersebut tetap akan dilaksanakan meskipun terdapat kendala terkait lahan yang diklaim oleh warga.
“Pembangunan kolam retensi akan di kerjakan walaupun ada sedikit kendala soal lahan yang diklaim oleh warga,” ungkapnya, Jumat (06/03/2026).
Menurutnya, pembangunan kolam retensi di kawasan Ama Hami telah melalui pembahasan dan secara teknis telah masuk dalam tahap perencanaan.
Sementara itu, pembangunan saluran drainase di sejumlah titik di Kota Bima saat ini hampir rampung, meskipun masih terdapat beberapa lokasi yang belum selesai dikerjakan.
Syarif Rustaman menambahkan bahwa pihak Bappeda tetap mengikuti prosedur dan mekanisme yang berlaku dalam menindaklanjuti persoalan lahan agar tidak menghambat pelaksanaan program pembangunan daerah.
“Pembangunan kolam retensi di kawasan Ama Hami telah dibahas dan secara teknis telah masuk dalam perencanaan,” kata Syarif.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan tetap menjalankan program pembangunan yang telah direncanakan, termasuk pelaksanaan NUFReP dan pembangunan kolam retensi di Kota Bima sebagai bagian dari upaya pembangunan daerah serta penanganan banjir.(RED)




