KOTA BIMA - Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima kembali melaksanakan kegiatan Penyaluran Beras Cadangan Pangan Pemerintah Kota sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus percepatan penanganan stunting di Kota Bima, Rabu (13/06/2026).
Asisten II Setda Kota Bima, Drs. H. Supratman, dalam arahannya menyampaikan bahwa pemerintah tetap berkomitmen memprioritaskan kebutuhan masyarakat meskipun di tengah keterbatasan fiskal akibat kebijakan efisiensi anggaran.
“Patut kita syukuri Pemerintah Kota Bima betul-betul memperhitungkan prioritas kebutuhan masyarakatnya. Di tengah kondisi yang sulit, kita masih bisa memprogramkan bantuan cadangan pangan untuk masyarakat,” ungkapnya.
Beliau juga menyampaikan bahwa sebelumnya Pemerintah Kota Bima telah menyalurkan bantuan cadangan pangan gratis sebanyak 20 kilogram beras untuk setiap keluarga di sejumlah kelurahan sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat.
Menurutnya, bantuan pangan tersebut tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi keluarga.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dalam laporannya menyampaikan bahwa program penyaluran cadangan pangan merupakan bentuk nyata perhatian Pemerintah Kota Bima terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung program prioritas pemerintah pusat dan daerah untuk percepatan penurunan angka stunting.
Ia menjelaskan bahwa bantuan pangan yang diberikan diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan gizi keluarga dan menjadi salah satu langkah strategis menuju Kota Bima bebas stunting.
“Diharapkan Kota Bima tahun 2026 dapat menuju daerah bebas stunting melalui berbagai intervensi, termasuk bantuan pangan yang diberikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan kemudian diakhiri dengan penyerahan bantuan beras secara simbolis kepada lima orang penerima manfaat oleh jajaran Pemerintah Kota Bima.
Melalui bantuan Cadangan Pangan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima sekaligus menjadi langkah konkret dalam mewujudkan generasi Kota Bima yang sehat, kuat, dan berkualitas.(RED)








