KABUPATEN BIMA – Pemerintah Kabupaten Bima mengawali rangkaian puncak peringatan Hari Jadi Bima (HJB) ke-386 dengan menggelar Festival Pesona Dana Mbojo di Halaman Kantor Bupati Bima, Senin (29/6/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi pembuka perhelatan budaya yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Juni hingga 1 Juli 2026.
Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy, didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan budaya dalam peringatan Hari Jadi Bima tahun ini.
Malam pembukaan berlangsung semarak dengan dihadiri Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, M.Sc., unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, Ketua TP PKK Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti, Ketua GOW Kabupaten Bima Ny. Hj. Anita H. Irfan, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, BUMN, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati area festival.
Mengusung tema "Bima Bermartabat dalam Harmoni Budaya", Festival Pesona Dana Mbojo menjadi wadah untuk menampilkan kekayaan seni dan budaya daerah yang dipadukan dengan kreativitas masa kini.
Berbagai pertunjukan seni kontemporer berbasis tradisi, kolaborasi musik tradisional Bima yang dibawakan talenta lokal, lomba peragaan busana tenun khas Bima, hingga lomba LASQI menjadi sajian utama yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Bima Ady Mahyudi menegaskan bahwa festival tersebut memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar hiburan.
"Festival Pesona Dana Mbojo bukan sekadar agenda hiburan, tetapi memiliki makna yang lebih besar sebagai media untuk merawat sejarah, memperkuat identitas budaya, dan membangun optimisme masyarakat dalam menyongsong masa depan Kabupaten Bima". ungkap Bupati Bima Ady Mahyudi.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga dan mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi penerus.
"Festival ini menjadi ruang bertemunya tradisi dan kreativitas. Warisan budaya yang kita miliki harus terus dijaga, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi penerus agar tetap menjadi identitas Kabupaten Bima," ujar Bupati.
Selain menjadi panggung seni budaya, Festival Pesona Dana Mbojo juga menghadirkan puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menampilkan beragam produk unggulan khas Kabupaten Bima. Kehadiran para pelaku UMKM diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi lokal kepada para pengunjung.
Melalui Festival Pesona Dana Mbojo, Pemerintah Kabupaten Bima berharap semangat mencintai budaya dan produk lokal terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan demikian, budaya tidak hanya menjadi warisan yang dijaga, tetapi juga menjadi kekuatan dalam mewujudkan Kabupaten Bima yang maju, berdaya saing, dan bermartabat.
"Melalui Festival Pesona Dana Mbojo, Pemerintah Kabupaten Bima berharap semangat mencintai budaya dan produk lokal semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga budaya tidak hanya menjadi warisan yang dijaga, tetapi juga menjadi kekuatan dalam mewujudkan Kabupaten Bima yang maju, berdaya saing dan Bermartabat," imbuh Bupati.(RED)
