-->

Notification

×

Kota Bima–Ichinoseki Perkuat Kerja Sama, Peluang Kerja dan Pendidikan ke Jepang Kian Terbuka

7/06/26 | Senin, Juli 06, 2026 WIB | 2026-07-06T13:50:24Z

KOTA BIMA – Pemerintah Kota Bima terus memperkuat hubungan internasional melalui kerja sama pengembangan sumber daya manusia. Hal tersebut ditandai dengan pertemuan virtual (Zoom Meeting) antara Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., dengan Wali Kota Ichinoseki, Jepang, Yoshihito Sat?, yang dirangkaikan dengan kunjungan perwakilan Pemerintah Kota Ichinoseki, Shimizu bersama tiga rekannya di Aula Parenta Kantor Wali Kota Bima, Senin (6/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Bima didampingi Sekretaris Daerah, Asisten II, Kepala Bappeda, Kepala BRIDA, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Koperindag, serta Kepala DPMPTSP.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi dan penjajakan kerja sama yang telah dibangun sebelumnya antara Pemerintah Kota Bima dan Pemerintah Kota Ichinoseki, khususnya dalam bidang pengembangan sumber daya manusia, ketenagakerjaan, pendidikan, serta peluang investasi.

Perwakilan Wali Kota Ichinoseki, Shimizu, menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Bima atas kesediaannya meluangkan waktu mengikuti pertemuan tersebut. Ia menjelaskan, selain perusahaan penerima tenaga kerja di Kota Ichinoseki, terdapat pula berbagai perusahaan besar di sejumlah wilayah Jepang yang siap menerima tenaga kerja asing, termasuk dari Kota Bima.

“Selama sekitar tujuh bulan peserta akan mengikuti pelatihan bahasa di Indonesia, disertai pengurusan dokumen seperti paspor, pemeriksaan kesehatan, dan rekomendasi. Setelah tiba di Jepang, masih diperlukan sekitar enam bulan untuk penyelesaian proses administrasi dan penyesuaian,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Bima menegaskan bahwa kerja sama tersebut diharapkan mampu membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda Kota Bima untuk belajar sekaligus bekerja di Jepang, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan Indonesia dan Jepang.

“Anak-anak muda Kota Bima memiliki kesempatan untuk belajar dan memperoleh pengalaman kerja di Jepang. Tentunya seluruh persyaratan yang menjadi bagian dari kerja sama ini akan kami penuhi melalui perangkat daerah terkait,” ujar Wali Kota.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bima optimistis mampu menyiapkan tenaga kerja yang kompeten untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja di Jepang.

“Ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya dengan Pemerintah Kota Ichinoseki. Kami telah mempelajari profil Kota Ichinoseki yang memiliki sekitar 103 ribu penduduk, sementara Kota Bima berjumlah sekitar 165 ribu jiwa. Kami optimistis dapat menyiapkan tenaga kerja yang kompeten melalui dinas teknis terkait sehingga kebutuhan tenaga kerja di Jepang dapat dipenuhi,” lanjutnya.

Dalam konferensi virtual tersebut, Wali Kota Ichinoseki, Yoshihito Sat?, menyampaikan bahwa saat ini terdapat sekitar 223 warga negara Indonesia yang tinggal di Kota Ichinoseki dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah. Ia menjelaskan, Kota Ichinoseki memiliki sekitar 4.846 perusahaan yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari kesehatan, manufaktur, konstruksi, hingga penyediaan makanan dan minuman.

Menurutnya, Pemerintah Kota Ichinoseki tidak hanya ingin menyediakan lapangan pekerjaan, tetapi juga memastikan para pekerja asing dapat tinggal dengan aman dan nyaman. Ia berharap masyarakat Kota Bima dapat menjadi bagian dari pembangunan di Kota Ichinoseki.

Yoshihito Sat? juga mengungkapkan rencana kunjungan delegasi Pemerintah Kota Ichinoseki bersama sejumlah perusahaan Jepang ke Kota Bima pada 5 Oktober mendatang. Kunjungan tersebut dijadwalkan untuk mengunjungi sekolah-sekolah sekaligus melihat secara langsung potensi sumber daya manusia yang dimiliki Kota Bima.

Menanggapi rencana tersebut, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi dan menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Bima menyambut kedatangan delegasi dari Jepang.

“Kami menunggu kedatangan Wali Kota Ichinoseki beserta rombongan. Di Kota Bima telah tersedia sekolah bahasa Jepang yang akan menjadi modal penting dalam mempersiapkan tenaga kerja. Hal ini menunjukkan adanya keseriusan dan kepercayaan Pemerintah Jepang kepada Kota Bima. Terima kasih atas kepercayaannya, kami siap menyambut kunjungan tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bima mengungkapkan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan sejak empat tahun lalu, saat kerja sama dengan Ichinoseki mulai dijajaki.

“Kami mendukung penuh kerja sama ini. Berbagai langkah persiapan telah dilakukan agar sumber daya manusia Kota Bima memiliki kesempatan bekerja di Jepang,” ujarnya.

Shimizu menambahkan bahwa kerja sama yang dibangun tidak hanya terbatas pada penempatan tenaga kerja, tetapi juga mencakup pertukaran pelajar, mahasiswa, tenaga pendidik, pertukaran budaya, hingga pengembangan sektor pariwisata. Ia berharap seluruh rencana tersebut dapat direalisasikan secara bertahap melalui hubungan yang semakin erat antara kedua daerah.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kota Bima menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kota Bima dalam mendukung keberhasilan kerja sama tersebut.

“Pemerintah Kota Bima akan memberikan dukungan penuh, terutama dalam meningkatkan kemampuan bahasa dan kompetensi tenaga kerja agar siap bersaing di Jepang. Kami juga menyambut baik peluang pertukaran budaya, guru, maupun mahasiswa.,” pungkasnya.(RED)

×