-->

Notification

×

Update Korban Gempa M 7,7 NTT Bertambah, 43 Orang Meninggal Dunia

8/15/26 | Sabtu, Agustus 15, 2026 WIB | 2026-08-15T14:01:29Z

NTT – Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Berdasarkan pembaruan data hingga pukul 17.45 WIB, Sabtu (15/8/2026), sebanyak 43 orang dilaporkan meninggal dunia.

Dilansir dari Kompas, Gempa kuat tersebut mengguncang wilayah NTT pada Sabtu pagi dan berpusat di sekitar wilayah Kabupaten Nagekeo. Guncangan dirasakan kuat di sejumlah wilayah Flores hingga daerah lainnya, termasuk Kota Bima.

Perkembangan jumlah korban menunjukkan situasi di lapangan masih dalam proses penanganan. Tim gabungan terus melakukan pencarian, evakuasi, pendataan, serta penanganan terhadap warga yang terdampak.

Sebelumnya, BNPB mencatat 14 orang meninggal dunia berdasarkan pemutakhiran data hingga pukul 12.30 WIB. Korban tersebut tersebar di Kabupaten Sikka sebanyak tiga orang, Kabupaten Manggarai enam orang, dan Kabupaten Manggarai Timur lima orang.

Selain korban meninggal dunia, puluhan warga juga mengalami luka-luka. Sekitar 2.000 warga dilaporkan melakukan pengungsian atau evakuasi mandiri setelah merasakan guncangan kuat dan menyusul peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan.

Gempa juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah dan fasilitas umum di beberapa wilayah terdampak. Kondisi bangunan yang mengalami kerusakan masih terus didata oleh petugas di lapangan.

Penanganan bencana melibatkan BNPB, BPBD, Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya. TNI sendiri telah mengerahkan 1.267 personel ke sejumlah wilayah terdampak untuk membantu proses pencarian, evakuasi, perawatan korban, dan penanganan kerusakan.

Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta BMKG. Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan karena masih terdapat potensi gempa susulan.

Data korban dan kerusakan masih dapat berubah seiring proses pencarian, pendataan, verifikasi, dan validasi yang dilakukan petugas di lapangan.(RED)

×