-->
×

Foto Sempat Viral di Media Sosial, Pihak SMA Negeri 1 Sanggar Klarifikasi

9/23/26 | Rabu, September 23, 2026 WIB | 2026-09-23T15:53:36Z

BIMA – Pihak SMA Negeri 1 Sanggar, Kabupaten Bima, memberikan klarifikasi terkait sebelumnya sejumlah foto yang memperlihatkan seorang Tenaga Kependidikan (Tendik) bersama seorang siswa yang beredar di media sosial, baik Facebook maupun Instagram, Rabu, 23 September 2026.

perjelas, klik gambar

Beredarnya foto tersebut menimbulkan beragam tanggapan dan spekulasi di tengah masyarakat. Menanggapi hal itu, pihak sekolah menegaskan bahwa hubungan antara tenaga kependidikan dan siswa yang bersangkutan merupakan hubungan sebagaimana hubungan Tendik dan siswa pada umumnya.

Pihak sekolah juga membantah adanya hubungan khusus sebagaimana isu yang berkembang di media sosial. Namun, sekolah menegaskan akan tetap melakukan klarifikasi secara langsung terhadap pihak-pihak yang bersangkutan.

“Hubungan mereka hanya seorang Tendik dan murid, seperti pada umumnya. Kalau ada yang mengatakan keduanya memiliki hubungan lain, itu tidak benar,” jelas Wakasek Kurikulum Izhar, S.Pd.

Menurut pihak sekolah, tenaga kependidikan yang disebut-sebut dalam unggahan tersebut merupakan Tendik/Tata Usaha bagian administrasi di SMA Negeri 1 Sanggar. Yang bersangkutan merupakan penyandang disabilitas tuna rungu dan selama ini telah mengabdi sebagai tenaga kependidikan di sekolah tersebut.

Pihak sekolah menyebut keberadaan penyandang disabilitas dalam dunia kerja memiliki landasan hukum, salah satunya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas yang mengatur kewajiban pemerintah, pemerintah daerah, BUMN dan BUMD mempekerjakan penyandang disabilitas paling sedikit 2 persen dari jumlah pegawai, sedangkan perusahaan swasta paling sedikit 1 persen.

Selain itu, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menegaskan hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan yang bermutu serta berkontribusi dalam dunia pendidikan tanpa diskriminasi.

Selama menjalankan tugasnya, yang bersangkutan disebut pihak sekolah dikenal sebagai Tendik yang rajin, sopan, dan memiliki kedekatan dengan para siswa dan siswi.

“Dia sangat rajin, sopan, dan sangat dekat dengan siswa-siswi di sekolah. Selama ini kami tidak melihat adanya hal-hal yang merugikan anak sekolah maupun sekolah,” jelasnya.

foto yang viral beredar di media sosial

Meski demikian, pihak SMA Negeri 1 Sanggar menyatakan tidak akan mengabaikan persoalan tersebut. Menyusul viralnya sejumlah foto di media sosial, pihak sekolah akan memanggil Tendik dan siswa yang bersangkutan untuk dimintai penjelasan secara langsung.

Sekolah juga memastikan akan melakukan pembinaan sebagai langkah untuk menjaga lingkungan pendidikan tetap kondusif sekaligus mencegah munculnya persoalan serupa.

“Atas kejadian ini, sekolah tidak akan menutup mata. Kami tetap akan memanggil keduanya dan melakukan pembinaan. Masukan dan kritik yang sifatnya membangun tetap kami terima,” terang pihak sekolah.

Pihak SMA Negeri 1 Sanggar turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila beredarnya foto tersebut telah menimbulkan keresahan.

Sekolah mengimbau masyarakat agar tidak mudah menarik kesimpulan hanya berdasarkan foto atau unggahan yang beredar di media sosial. Klarifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut, kata pihak sekolah, akan dilakukan secara internal sesuai ketentuan yang berlaku.

Pihak sekolah juga menegaskan bahwa sampai adanya hasil klarifikasi secara langsung, masyarakat diharapkan tidak memberikan penilaian atau tuduhan yang dapat merugikan pihak-pihak yang bersangkutan.(RED

×