-->

Notification

×

NTB Naik Drastis ke Peringkat 9 MTQ Nasional, Khairunnisa Bawa Pulang Juara 1

9/22/26 | Selasa, September 22, 2026 WIB | 2026-09-22T01:23:39Z

MATARAM - Kafilah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat prestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah.

NTB berhasil menembus 10 besar nasional dengan menempati peringkat ke-9 dan mengoleksi total nilai 34. Capaian ini meningkat signifikan dibandingkan MTQ Nasional XXX di Kalimantan Timur, ketika NTB berada di peringkat ke-23.

Prestasi tersebut semakin lengkap setelah Khairunnisa, qariah asal Bima, berhasil meraih Juara 1 Qira'at Mujawwad Dewasa Putri.

Selain Khairunnisa, sejumlah wakil NTB juga berhasil meraih prestasi. Ahmad Masyhun meraih Juara 2 Tafsir Bahasa Arab, sedangkan Maesarah meraih Juara 3 Tilawah Dewasa Putri.

NTB juga meraih Harapan 1 Hafalan Al-Qur'an 10 Juz melalui Taqwa Hikmatullah, Harapan 2 Hafalan 30 Juz melalui M. Haikal Afad, serta Harapan 3 Qira'at Mujawwad Al-Qur'an Dewasa Putra melalui Ahmad Kodri.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyambut langsung Khairunnisa bersama pelatih dan jajaran LPTQ NTB di ruang kerjanya, Senin (21/9/2026).

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah yang telah berjuang membawa nama NTB di tingkat nasional.

"Alhamdulillah, harapan kita, walaupun baru satu, ada yang berhasil juara satu dari NTB. Ini kebahagiaan bagi kita semua," ujar Gubernur.

Menurutnya, keberhasilan NTB kembali masuk 10 besar tidak terlepas dari pola pembinaan yang dilakukan secara lebih sistematis dan intensif. Kafilah menjalani training center (TC) di Mataram selama sekitar 40 hari sebelum melanjutkan persiapan di Semarang.

Gubernur menegaskan bahwa prestasi MTQ tidak semata-mata diukur dari jumlah juara, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan syiar Al-Qur'an dan membangun generasi muda NTB.

Ia juga menilai keberhasilan Khairunnisa menunjukkan potensi perempuan NTB untuk berprestasi di tingkat nasional. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi peserta junior untuk MTQ mendatang.

Khairunnisa mengaku pembinaan hampir dua bulan membuat persiapannya jauh lebih matang dibandingkan sebelumnya. Ia berharap pola pembinaan tersebut dapat terus ditingkatkan.

Gubernur juga menyoroti pentingnya menjaga talenta lokal agar tidak berpindah membela daerah lain. Pemprov NTB bersama LPTQ akan memperkuat sistem talent scouting hingga tingkat desa dan kecamatan serta memastikan pembinaan tetap berlanjut setelah MTQ.

"Tidak boleh turun dari ranking 9 ini. Minimal 9. Syukur-syukur bisa masuk 5 besar dulu," pesan Gubernur.

Prestasi Khairunnisa juga akan berlanjut ke tingkat internasional. Gubernur mengungkapkan, qariah asal Bima tersebut dijadwalkan mengikuti MTQ Internasional di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Oktober mendatang dan kembali menjalani pembinaan bersama LPTQ NTB sebelum keberangkatan.(RED)

×