-->

Notification

×

Danrem 163/WSA Pimpin Penghormatan Terakhir untuk Praka Muhammad Faraidin

10/20/26 | Selasa, Oktober 20, 2026 WIB | 2026-10-20T14:44:33Z

DENPASAR – Komandan Korem (Danrem) 163/Wira Satya, Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, S.H., memimpin upacara pelepasan jenazah almarhum Praka Muhammad Faraidin, Babinsa Koramil 1611-01/Dentim, di Masjid Sudirman, Denpasar, Selasa (20/10/2026).

Upacara yang berlangsung pukul 13.27 hingga 13.40 Wita tersebut dihadiri sekitar 120 orang, termasuk jajaran pejabat Korem 163/WSA, Kodim 1611/Badung, Yonif 741/GN, serta keluarga almarhum.

Praka Muhammad Faraidin meninggal dunia pada Selasa, 20 Oktober 2026, setelah mengalami kecelakaan saat mengikuti Latihan Persiapan Prarugas (LPP) Satgas Operasi Pengamanan Perbatasan RI-PNG Mobile Yonif 741/GN di wilayah penugasan TK Balinggup.

Insiden tersebut terjadi saat pelaksanaan latihan materi ambush. Ketika kegiatan berlangsung, sebuah pohon besar tumbang akibat cuaca berangin kencang dan menimpa sejumlah personel.

Setelah kejadian itu, almarhum menjalani perawatan medis dan dua kali operasi. Namun, nyawanya tidak tertolong. Praka Muhammad Faraidin dinyatakan meninggal dunia di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar, pada 20 Oktober 2026.

Prosesi pelepasan jenazah diawali dengan penyerahan jenazah oleh pihak keluarga kepada Inspektur Upacara, kemudian dilanjutkan dengan penghormatan terakhir sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.

Setelah upacara selesai, jenazah diberangkatkan menuju Terminal Kargo Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk selanjutnya diterbangkan ke Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Di Bima, almarhum direncanakan dimakamkan secara militer sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdiannya selama menjalankan tugas.

Seluruh rangkaian upacara pelepasan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Prosesi tersebut menjadi penghormatan terakhir bagi Praka Muhammad Faraidin sebelum jenazah dipulangkan ke kampung halaman untuk dimakamkan.

Kepergian almarhum meninggalkan duka bagi keluarga dan rekan-rekan sesama prajurit. Pengabdian almarhum dalam menjalankan tugas menjadi bagian dari dedikasinya kepada bangsa dan negara.(RED)

×