-->

Notification

×

Dua Hari Pencarian Berakhir, Sat Polairud dan Basarnas Temukan Korban Terakhir

10/11/26 | Minggu, Oktober 11, 2026 WIB | 2026-10-11T12:24:27Z

BIMA - Setelah dua hari pencarian, tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Bima Kota, Polda NTB, bersama Basarnas Bima berhasil menemukan korban terakhir yang terseret ombak di Perairan Baku, Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Minggu (11/10/2026).

Korban bernama Muhidir (47) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 12.00 Wita. Jenazah korban ditemukan mengambang di permukaan laut, sekitar 10 meter dari titik lokasi kejadian atau Last Known Position (LKP).

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kasat Polairud IPTU Syarif Rijaidinsyah, S.H., menyampaikan bahwa Muhidir merupakan satu dari enam pemancing yang mengalami musibah terseret ombak saat memancing di Perairan Baku, Jumat (9/10/2026), sekitar pukul 22.10 Wita.

Memasuki hari kedua pencarian, personel Sat Polairud Polres Bima Kota bersama Basarnas Bima kembali melanjutkan operasi pencarian dan pertolongan terhadap Muhidir yang sebelumnya dilaporkan belum ditemukan.

Setelah korban berhasil ditemukan, tim SAR gabungan langsung mengevakuasi jenazah untuk dibawa ke Puskesmas Langgudu.

Dengan ditemukannya Muhidir, seluruh korban dalam peristiwa tersebut telah ditemukan. Operasi pencarian dan pertolongan secara resmi dihentikan pada pukul 13.30 Wita.

Berdasarkan data kejadian, dari enam orang pemancing yang mengalami musibah tersebut, empat orang dinyatakan selamat, yakni Abdul Rajak (50), Bambang (50), Hudi (50), dan Madi Lau (46).

Sementara itu, dua korban lainnya meninggal dunia, yakni Nifsu Sa'aban (32), yang ditemukan pada Sabtu (10/10/2026), serta Muhidir (47), yang ditemukan pada Minggu (11/10/2026).

Keberhasilan menemukan korban terakhir tersebut merupakan hasil sinergi dan kerja sama personel Sat Polairud Polres Bima Kota dengan Basarnas Bima dalam menjalankan misi kemanusiaan, khususnya operasi pencarian dan pertolongan terhadap masyarakat yang mengalami kecelakaan di wilayah perairan.

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen Polisi Bersama Masyarakat untuk hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pertolongan secara cepat, responsif, serta humanis.

Polres Bima Kota juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang melakukan aktivitas memancing di wilayah pesisir maupun perairan laut, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, gelombang, dan keselamatan diri sebelum beraktivitas.

Masyarakat diharapkan mengutamakan keselamatan dan menghindari lokasi perairan yang berpotensi membahayakan jiwa.

Atas musibah tersebut, Polres Bima Kota menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya kedua korban serta berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.(RED)

×