Keputusan Kemendagri, Muhammad Rum Ditunjuk Sebagai PJ Wali Kota Bima

Keputusan Kemendagri, Muhammad Rum Ditunjuk Sebagai PJ Wali Kota Bima

 

Muhammad Rum

MATARAM, Mohammad Rum ditunjuk menjadi Penjabat (Pj) Wali Kota Bima. Dilansir dari TribunLombok.com penunjukan Mohammad Rum dituangkan dalam SK Mendagri nomor 100.2.1.3-3949 Tahun 2023 tentang Pengangkatan Penjabat Wali Kota Bima, NTB.

PJ yang ditunjuk ini akan dilantik pada  26 September 2023 di Hotel Lombok Raya Mataram. Hari itu juga bertepatan dengan berakhirnya masa abdi Wali Kota Bima Muhammad Lutfi dan Wakil Walikota Feri Sofiyan.

Sementara dari informasi yang dihimpun, Kekayaan Mohammad Rum

saat menjadi pejabat di lingkup Pemprov NTB, Mohammad Rum rutin melaporkan harta kekayaannya ke Negara. Mengutip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada tahun 2022, Mohammad Rum tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp3,9 Miliar.

Total harta tersebut, Rp3,6 Miliar terdiri dari tanah dan bangunan. Sedangkan untuk kendaraan sebesar Rp273 juta. Selebihnya terdiri dari harta bergerak lainnya senilai Rp22 juta dan kas sebesar Rp13 juta.

Dilansir dari TribunLombok.com. Berikut ini profil Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTB, H. Mohammad Rum yang ditunjuk menjadi Pj Wali Kota Bima tahun 2023=2024 oleh Mendagri.

Pria yang akrab disapa Pak Rum ini memiliki nama lengkap dengan gelar, Ir. H. Mohammad Rum, MT. Mohammad Rum yang merupakan keturunan Suku Mbojo Bima dan lahir di Kota Mataram, 16 Maret 1966.

Rum mulai bersekolah di SD 1 Cakranegara, SMPN 2 Mataram, dan SMA 1 Mataram. Kemudian melanjutkan Diploma III Jurusan Teknik Sipil Konstruksi di ITS Surabaya, S1 Teknik Sipil di Universitas Muhammadiyah Mataram, dan S2 Magister Teknik Sipil di Unissula Semarang.

Rum merupakan sosok pejabat senior di lingkup Pemprov NTB,  selain sebagai Kadis PUPR NTB yang didudukinya saat ini, ia pernah menduduki jabatan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Diantaranya sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi NTB.

Pria yang kerap disapa Abi ini, juga sempat menempati beberapa jabatan di Setda Provinsi NTB sebagai Kepala Biro Administrasi Pembangunan dan Kepala Biro Administrasi Kerja Sama.

Rum juga pernah menjadi Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB. Dan pernah menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Keuangan Infrastruktur dan Pembangunan serta pernah menjadi Kepala Kesbangpoldagri Provinsi NTB.

Untuk diketahui, Mohammad Rum menjadi calon kandidat Pj Wali Kota Bima berdasarkan usulan DPRD Kota Bima. Namanya bersaing dengan dua nama lainnya. Dua kandidat lain yaitu Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri, Edy Suharmanto; dan Sekda Kota Bima, Mukhtar Landa.

Di sisi lain, Dilansir dari ntbsatu.com, Asisten I Setda Provinsi NTB, Fathurrahman mengabarkan, SK Kemendagri sudah keluar dan menetapkan Mohammad Rum sebagai Pj Wali Kota Bima dan Juaini Taofik sebagai Pj Bupati Lombok Timur sudah diterima oleh Pemprov NTB pada Sabtu, 23 September 2023.

Masih dilansir dari ntbsatu.com, H. Mohammad Rum mengaku, saat menjabat nanti, pastinya ia akan memfasilitasi terkait kegiatan Pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pemilu Legislatif (Pileg) yang akan berlangsung pada tahun 2024 mendatang. Ia akan bekerja keras agar pesta demokrasi di Kota Bima bisa berjalan sebagaimana yang diharapkan.

“Paling di Kota Bima ini cuman satu tahun menjabat. Selain menfasilitasi kegiatan pesta demokrasi agar berjalan lancar dan aman. Kita akan bekerja yang konkret-konkret sajalah,” ucapnya.

Sebagai pembenahan, lanjut Rum, saat menjadi Pj Wali Kota Bima nanti, ia akan melakukan normalisasi tata kelola birokrasi, misalnya melakukan perombakan pejabat di lingkup Pemkot Bima.

"Terkait itu, tentu tetap berkoordinasi dan menunggu izin dari pemerintah terkait, dalam hal ini Menteri Dalam Negeri," Pungkasnya.(RED

Posting Komentar

0 Komentar