Danrem 162/Wirabhakti Pimpin Penutupan TMMD Ke-118 Di Kecamatan Wawo

Danrem 162/Wirabhakti Pimpin Penutupan TMMD Ke-118 Di Kecamatan Wawo

Danrem 162/Wirabhakti Brigjen. TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P.

Bima, Beritabima.com - Upacara penutupan Tentara Nasional Indonesia Manunggal membangun desa (TMMD) ke-118 Tahun Anggaran 2023 yang mengusung tema "Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat" berlangsung  Kamis (19/10) di lapangan desa Riamau Kecamatan Wawo dipimpin Inspektur Upacara Komandan Resor Militer (Danrem) 162/Wirabhakti Brigjen. TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P.

Danrem yang membacakan amanat Panglima Kodam IX/Udayana selaku pengendali kegiatan TMMD mengungkapkan, TMMD merupakan program terpadu Lintas Sektoral daerah pedesaan tertinggal dan terdampak bencana.

Program yang dilaksanakan melalui rehabilitasi fasilitas umum yang langsung dirasakan masyarakat setempat dan mewujudkan ketahanan  wilayah  dan berlangsung selama 30 hari dari tanggal 20 September - 19 Oktober 2023. Jelas Danrem dihadapan Bupati Bima, Wakil Ketua DPRD Yasin S.Pdi.,MM.Inov,  para Kepala OPD Terkait,  Camat dan Muspika Kecamatan Wawo, para kepala desa dan tokoh masyarakat yang menghadiri upacara penutupan TMMD.

Danrem juga menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh jajaran Pemerintah Kabupaten Bima dalam pengerjaan sasaran fisik dan non fisik selama TMMD  dan memohon maaf bila selama kegiatan berlangsung terdapat  tingkah laku prajurit yang tidak sesuai dengan adat istiadat masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan berita acara penyerahan hasil pelaksanaan kegiatan TMMD Ke-118 oleh Dandim 1608/Bima Letkol. Inf. Andi Lulianto, S.Kom kepada Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE.,M.IP dan disaksikan Danrem 162/Wirabhakti. 

Tahun ini, sebanyak enam item hasil kegiatan diserahkan kepada pemerintah daerah yaitu Pembuatan saluran air (drainase) sepanjang 300 meter X 80 cm, pembuatan jalan beton sepanjang 120 meter X 3 meter, Pembangunan  1unit Posyandu 10 meter X 6 meter dan melanjutkan pembangunan Masjid Darul Nadwa 12,70 meter X 14 meter. Selain kegiatan fisik, juga terdapat kegiatan non fisik seperti penyuluhan  dan sosialisasi Bahaya Narkoba,  wawasan kebangsaan, Pelayanan Posyandu,  penyuluhan kelestarian hutan, pertanian, perkebunan dan penanggulangan bencana. 

Fasilitas lainnya yang diserahkan pada prosesi upacara penutupan tersebut yaitu pembangunan tempat wudhu dan MCK Masjid Darul Nadwa 6 meter X 3 meter, Pembangunan 1 unit bak penampungan air bersih 6 meter X 4 meter.(RED

Posting Komentar

0 Komentar