Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Siapkan ASN Adaptif, Kominfo Latih P3K Jadi Talenta Terbaik

1/23/24 | 1/23/2024 WIB Last Updated 2024-01-23T15:21:44Z

 

Cimahi - Kementerian Komunikasi dan Informatika menyiapkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kompeten untuk membawa perubahan dan memperbaiki kualitas sistem pemerintahan dan mempersiapkan talenta terbaik untuk menjadi pemimpin di masa datang. 

Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Ismail menyatakan perkembangan transformasi digital membutuhkan peningkatan hard skill maupun soft skill agar cepat beradaptasi.

“ASN masa kini harus siap dan bisa membawa nuansa perubahan sehingga dapat membawa pengaruh baik bagi organisasi dan membawa iklim perubahan yang dapat memperbaiki kualitas sistem pemerintahan. Pelatihan ini disiapkan agar dapat bekerja semaksimal mungkin untuk Kominfo khususnya Ditjen SDPPI,” jelasnya saat memberikan sambutan dalam Pembukaan Pelatihan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Ditjen SDPPI Kementerian Kominfo Batch 1 Tahun 2024 di Pusat Pendidikan Perhubungan TNI Angkatan Darat, Kota Cimahi, Jawa Barat, Senin (22/01/2024).

Dirjen Ismail menyatakan tugas Ditjen SDPPI untuk mengelola spektrum frekuensi radio, orbit satelit, dan alat/perangkat telekomunikasi yang digunakan masyarakat. Menurutnya, pelaksanaan tugas berat itu perlu didukung perangkat organisasi atau ASN dengan skill set yang mumpuni, andal, profesional, dan kompeten dari sisi teknis, manajerial maupun sosiokultural.

“Dalam era yang biasa disebuat dengan Votality, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity (VUCA) mengubah cara organisasi dalam membuat keputusan, mengelola resiko, mendorong perubahan, dan memecahkan masalah,” tuturnya.

Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo menjelaskan tiga tujuan utama pelatihan. Pertama, memegang teguh nilai-nilai dasar ASN seiring dengan tujuan organisasi. Kedua, mengembangkan organisasi, membangun kepercayaan dan membentuk hubungan sinergis dalam bekerja. Dan ketiga, membangun kebiasaan dan sikap adaptif untuk diterapkan pada satuan kerja masing-masing. 

“Ini dapat dilakukan mulai dari sekarang, berkonsultas, berkonsolidasi sekaligus meminta arahan dari pimpinan dan senior dalam melakukan tugas dan tanggung jawab sebagai ASN,” tandasnya.

Dirjen Ismail mengungkap pengalaman untuk mengikuti pelatihan dan mendapatkan pengalaman berharga dengan bekal selama pelatihan.

“Tiga puluh tahun yang lalu sama seperti kalian, saya ikut melaksanakan pelatihan bersama dengan para senior dan telah terbukti hasil yang kita peroleh. Bekerja sama dengan Pusdikhub TNI AD telah menjadikan talenta SDPPI guna membangun visi masa depan bangsa,” jelasnya.

Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan baik dan usai pelatihan bisa segera menyesuaikan diri dengan keseharian di Kementerian Kominfo.

“Tingkatkan kebersamaan agar dapat mengikuti pelatihan ini dengan sebaik mungkin dan mendapatkan hasil yang optimal,” tandasnya.

Kegiatan Pelatihan Orientasi PPPK Ditjen SDPPI Batch 1 Tahun 2024 berlangsung mulai tanggal 22 Januari s.d. 3 Februari 2024. Selain di Pusdikhub TNI AD Cimahi, orientasi juga berlangsung di Telkom Learning Center Bandung. Pelatihan ini diikuti 35 orang peserta dari seluruh PPPK dari satuan kerja Ditjen SDPPI di seluruh Indonesia.

Dalam pembukaan pelatihan, Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo Ismail didampingi Direktur Operasi Sumber Daya Dwi Handoko, Kepala Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Bandung Syamsul Huda, serta perwakilan Telkom Indonesia.

 

close