Jelang Bulan Suci Ramadhan, Kemendagri Gelar Rakor Pengendalian Inflasi

Jelang Bulan Suci Ramadhan, Kemendagri Gelar Rakor Pengendalian Inflasi

Pj Wali Kota Bima HM Rum

Kota Bima, Beritabima.com - Memasuki bulan suci ramadhan pemerintah pusat melalui Kemendagri menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah melalui Zoom Meeting. Senin, 04 Maret 2024.

Dalam rakor tersebut Pj. Wali Kota Bima Ir. H. Mohammad Rum, MT turut serta dalam mengikuti kegiatan rakor dan didampingi oleh Kepala Perangkat Daerah yang Mendapat Undangan.

Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian., M.A., Ph.D selaku Menteri Dalam Negri menyampaikan bahwa sesuai dengan amanat Presiden RI agar setiap kepala daerah diseluruh provinsi untuk bekerjasama dalam memperhatikan kestabilan harga dan stok bahan pangan.

"Presiden memberikan arahan kepada kepala daerah diseluruh provinsi untuk betul-betul memperhatikan kestabilan bahan pangan di daerah-daerah," ujar beliau.

Baca juga

Pj Wali Kota Bima hadiri Deklarasi 5 Pilar STBM Kota Bima tahun 2024

Peringati HKG ke 52, TP-PKK Kota Bima Gertam Cabai

PJ Wali Kota Bima Pimpin Apel Gabungan, Evaluasi Suksesnya Pemilu 2024 dan Persiapan Ramadhan

Beliau juga menyampaikan agar setiap daerah-daerah bekerjasama untuk memberikan gerakan pangan murah secara merata dan lkukan pemantauan harga bahan pangan di pasar-pasar.

"Untuk teman-teman bulog, laporkan stoknya apakah cukup atau tidak, bersinergi dengan pengendali inflasi di daerah masing-masing dalam hal pangan murah dan juga lakukan pemantauan harga bahan pangan di pasar tradisional dan retail," ucap beliau.

Di akhir beliau berpesan agar kepada seluruh peserta rakor yang hadir untuk terus menjaga keamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan bagi masyarakat yang mudik tetap jaga keselamatan.

"Saat ini kita rapat dalam rangka menghadapi hari besar keagamaan yaitu bulan suci ramadhan, pasti nanti ada perubahan pola pada masyarakat, pesan saya tolong jaga kondisi keamanan saudara-saudara kita yang muslim dalam menjalankan ibadah, untuk arus mudik tetap jaga keselamatan kita dalam berkendara dan untuk masalah terpenting kita yaitu bahan pangan agar terus dipantau stoknya tetap tersedia dan harganya terjangkau," tutup beliau.(RED

Posting Komentar

0 Komentar