-->

Notification

×

Kota Bima Jadi Tuan Rumah Dialog Pemajuan Kebudayaan NTB 2025

11/17/25 | Senin, November 17, 2025 WIB | 2025-11-17T14:26:39Z

Kota Bima, Beritabima.com - Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, secara resmi membuka Dialog Pemajuan Kebudayaan Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2025 Seri I yang berlangsung di Hotel Marina Inn, Kota Bima, pada Senin (17/11). Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan anggota Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) NTB dan Kota Bima, akademisi, budayawan, seniman, tokoh adat, komunitas budaya, serta perangkat daerah Kota Bima.

Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa dialog ini memiliki makna strategis bagi pengembangan kebudayaan di Kota Bima dan NTB secara menyeluruh. Ia menilai NTB memiliki kekayaan budaya yang sangat berharga, mulai dari nilai Maja Labo Dahu, tradisi Rimpu, budaya Samawa–Mbojo–Sasak, peninggalan sejarah, hingga kesenian dan kerajinan yang merupakan identitas sekaligus potensi ekonomi kreatif masyarakat.

“Tantangan kita bukan hanya menjaga warisan itu, tetapi juga menghidupkannya kembali dalam konteks modern, menjadikannya relevan, bernilai ekonomi, dan tetap berakar pada jati diri kita,” ujar Wakil Wali Kota Bima.

Wakil Wali Kota menekankan bahwa pemajuan kebudayaan harus mencakup tiga dimensi utama, yaitu pelestarian nilai dan peninggalan sejarah, pengembangan melalui inovasi dan pendidikan budaya, serta pemanfaatan budaya dalam pariwisata, ekonomi kreatif, dan ruang publik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa di Kota Bima telah dilakukan berbagai langkah konkret, seperti revitalisasi event budaya, penguatan komunitas kreatif, perluasan ruang ekspresi publik, serta pelestarian situs sejarah dan tradisi lokal.

Dialog Pemajuan Kebudayaan NTB 2025 Seri I ini menjadi wadah penting untuk menyatukan gagasan lintas sektor antara pemerintah, komunitas budaya, akademisi, serta pelaku industri kreatif. Sinergi ini diharapkan mampu memastikan arah pembangunan kebudayaan NTB ke depan berjalan secara partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan.

Wakil Wali Kota turut menyampaikan apresiasi kepada Dewan Kebudayaan Daerah, para narasumber, peserta, serta perangkat daerah Kota Bima yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menutup sambutannya, Feri Sofiyan, SH berharap dialog ini menjadi landasan yang kuat bagi masa depan kebudayaan NTB.

Ia menegaskan harapannya agar kegiatan ini mampu menjadi pijakan kokoh bagi kebudayaan NTB yang lebih maju, bermartabat, menyejahterakan, serta mendunia.(RED)

×