-->

Notification

×

Momentum Pahlawan Nasional Sultan Salahudin, Pemkot Bima Ajak Perkuat Jati Diri dan Budaya Mbojo

11/30/25 | 11/30/2025 WIB | 2025-11-30T14:33:46Z

Kota Bima, Beritabima.com – Pemerintah Kota Bima bersama Majelis Adat Kesultanan Bima dan masyarakat Mbojo menggelar acara Tasyakuran atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Muhammad Salahudin di Istana Kesultanan Asi Mbojo, Sabtu (29/11). Gelar kehormatan tersebut menjadi tonggak sejarah sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Bima, Dompu, Sumbawa, hingga seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat.

Acara tasyakuran berlangsung penuh khidmat, dihadiri Wakil Gubernur NTB, unsur Forkopimda Kota dan Kabupaten Bima, pimpinan DPRD, para camat, lurah, tokoh adat, ulama, serta keluarga besar Kesultanan Bima. Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar menunjukkan antusiasme dan rasa syukur atas pengakuan nasional terhadap tokoh besar Mbojo tersebut.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima H. A. Rahman, SE, menegaskan bahwa penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Muhammad Salahudin merupakan bentuk penghormatan sekaligus pengingat akan sejarah perjuangan besar sang sultan.

 “Gelar ini adalah pengakuan atas perjuangan beliau sebagai seorang sultan yang bukan hanya memimpin, tetapi juga mendidik, mencerahkan, dan membangkitkan semangat kebangsaan rakyatnya. Ini adalah anugerah besar bagi kita semua,” ujar Wali Kota.

Sultan Muhammad Salahudin dikenang sebagai pemimpin yang visioner, dekat dengan rakyat, serta menaruh perhatian besar pada pendidikan, adab, dan martabat daerah jauh sebelum era kemerdekaan. Nilai perjuangannya berupa keberanian, kecintaan pada ilmu, pengabdian, dan semangat kebangsaan dinilai sangat relevan dalam menghadapi tantangan zaman kini.

Wali Kota Bima juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum ini sebagai dorongan untuk memperkuat identitas Mbojo dan mendorong pelayanan publik serta pembangunan daerah.

 “Penganugerahan ini menjadi pemicu bagi kita untuk bekerja lebih baik dan menjaga kehormatan daerah. Warisan moral Sultan Salahudin harus terus hidup dalam diri setiap generasi Bima,” tambahnya.

Atas nama Pemerintah Kota Bima, ia menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Kesultanan Bima, para sejarawan, budayawan, serta semua elemen yang telah berjuang hingga gelar tersebut resmi dikukuhkan.

Acara ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penayangan biografi serta kisah perjuangan Sultan Bima ke-XIV, sebagai simbol rasa syukur dan sekaligus harapan agar semangat perjuangan Sultan Muhammad Salahudin tetap terjaga, menginspirasi generasi muda dalam menjaga harmoni dan memajukan daerah. (RED)

×