Kota Bima, Beritabima.com - Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, menggelar silaturahmi dan audiensi bersama pengurus Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Bima) yang berlangsung di ruang kerja Wali Kota Bima, Senin (10/11).
Pertemuan ini menjadi ajang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan kalangan mahasiswa dalam membahas arah pembangunan dan kemajuan Kota Bima.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bima mengapresiasi peran aktif IMM dalam kegiatan sosial dan edukatif di tengah masyarakat. Ia berharap IMM terus berkontribusi melalui gerakan intelektual dan sosial yang mampu meningkatkan kesadaran publik terhadap berbagai program pemerintah daerah.
“Kami berharap adik-adik IMM terus mengedukasi masyarakat agar tingkat kesadarannya meningkat, terutama dalam mendukung dan menyukseskan program Kota Bima BISA,” ujar H. A. Rahman.
Dalam audiensi itu, pengurus IMM Cabang Bima menyampaikan sejumlah aspirasi dan gagasan, salah satunya mengenai rencana pembangunan Fakultas Kehutanan di Universitas Muhammadiyah Bima, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan dan pelestarian lingkungan hidup di daerah.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bima menyambut baik usulan itu dan menyatakan komitmennya untuk mendukung rencana tersebut.
“Insyaallah, Pemerintah Kota Bima akan berupaya menyiapkan lahan seluas 10 hektar untuk pembangunan Fakultas Kehutanan seperti yang diharapkan,” ungkapnya.
Selain membahas dunia pendidikan, IMM juga menyoroti isu sektor pertanian. Mereka menyampaikan keprihatinan atas pola tanam masyarakat yang masih bergantung pada komoditas jagung. IMM menyatakan kesiapannya untuk membantu mengedukasi masyarakat agar beralih ke tanaman yang lebih ramah lingkungan.
Menanggapi hal itu, Wali Kota menjelaskan bahwa pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian saat ini tengah mengkaji alternatif tanaman yang berpotensi dikembangkan, termasuk tanaman sanca inci sebagai opsi pengganti jagung.
“Untuk sementara ini, jagung memang menjadi komoditas yang cepat menghasilkan uang bagi masyarakat. Namun, kami menyadari dampak buruknya bagi lingkungan. Karena itu, perubahan pola pertanian ini butuh waktu dan proses edukasi yang berkelanjutan,” jelasnya.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan kesepahaman bersama antara Pemerintah Kota Bima dan IMM Cabang Bima untuk terus bersinergi dalam mendukung kemajuan Kota Bima di berbagai bidang, khususnya pendidikan, pertanian, dan pelestarian lingkungan.(RED)





