-->

Notification

×

Pemkot Bima Dukung Penguatan Kelurahan Berdaya dan KDKMP dalam Kunjungan Gubernur NTB

3/03/26 | Selasa, Maret 03, 2026 WIB | 2026-03-02T18:50:18Z

Kota Bima – Pemerintah Kota Bima terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi kerakyatan. Hal tersebut ditandai dengan pendampingan Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, S.H., kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Iqbal, dalam rangkaian kunjungan kerja di Kota Bima, Senin (2/3/2026).

Salah satu agenda kunjungan yakni peninjauan Kelurahan Berdaya Ntobo. Pada kesempatan tersebut, Gubernur NTB bersama Wakil Wali Kota Bima mengunjungi satu per satu sentra tenun masyarakat. Selain melihat langsung proses produksi, rombongan juga menyerahkan secara simbolis bantuan parcel bahan pokok kepada para pelaku usaha tenun sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi lokal.

Selanjutnya, rombongan melakukan peninjauan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota, bertempat di Kantor Kelurahan Melayu. Dalam arahannya, Gubernur NTB menegaskan bahwa KDKMP merupakan program strategis nasional yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan target pembentukan 80.000 koperasi di tingkat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.

Menurut Gubernur, koperasi pada dasarnya merupakan badan usaha yang berorientasi pada keuntungan bersama, di mana hasil usaha dibagikan berdasarkan kontribusi anggota. Kehadiran KDKMP diharapkan mampu memperkuat posisi petani dan pelaku usaha lokal di tengah persaingan sektor ritel, sehingga hasil pertanian dan peternakan masyarakat dapat dipasarkan dengan harga yang lebih baik melalui gerai KDKMP.

Selain KDKMP, Pemerintah Provinsi NTB juga menggulirkan Program Desa Berdaya yang difokuskan pada pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian, peternakan, dan perkebunan. Program ini diharapkan bersinergi dengan KDKMP dalam menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Dalam skemanya, MBG diwajibkan bekerja sama dengan KDKMP di setiap kelurahan untuk menyerap hasil tani dan ternak masyarakat seperti beras, sayur-mayur, telur, daging, dan komoditas lainnya. Dengan demikian, perputaran ekonomi dapat terjadi secara langsung di tingkat kelurahan.

Pemerintah Kota Bima memandang program ini sebagai peluang besar bagi masyarakat untuk semakin berdaya melalui pengembangan usaha rumahan, termasuk hortikultura dan usaha produktif lainnya. Meski pembangunan gerai koperasi masih dalam proses, upaya percepatan terus dilakukan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Melalui KDKMP, diharapkan terwujud penguatan ekonomi kerakyatan melalui penyediaan sembako murah, pusat distribusi produk lokal, serta penyaluran bantuan pemerintah seperti BLT dan PKH secara lebih efektif dan tepat sasaran. Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi NTB dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri, produktif, dan sejahtera.(RED)

×