-->

Notification

×

Wali Kota Bima Tunjukkan Kepemimpinan Progresif, Infrastruktur Jadi Prioritas Utama

4/28/26 | Selasa, April 28, 2026 WIB | 2026-04-28T07:23:35Z

JAKARTA - Komitmen kuat dalam membangun daerah kembali ditunjukkan oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman, SE. Demi mempercepat pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan vital masyarakat, Wali Kota Bima melakukan langkah strategis dengan memperkuat komunikasi langsung bersama Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda formal, melainkan wujud nyata kepemimpinan proaktif dan visioner dalam memastikan pembangunan Kota Bima berjalan selaras dengan kebijakan nasional. Wali Kota hadir bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Kabag Prokopim Setda Kota Bima sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal program prioritas.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Bima memfokuskan pembahasan pada sinkronisasi program pembangunan infrastruktur dengan arah kebijakan pemerintah pusat. Hal ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi besar “Kota Bima BISA” (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri) yang terus digaungkan sebagai fondasi pembangunan daerah.

Di hadapan Menteri PUPR, Wali Kota Bima secara komprehensif memaparkan berbagai program prioritas yang tengah dan akan dijalankan. Program-program tersebut dirancang secara terintegrasi guna menghadirkan Kota Bima sebagai kota yang tangguh, nyaman, dan berkelanjutan, khususnya di wilayah timur Nusa Tenggara Barat.

Tidak hanya menyampaikan program, Wali Kota juga menunjukkan sikap apresiatif terhadap perhatian pemerintah pusat yang selama ini telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Bima. Berbagai program seperti pengendalian banjir perkotaan, rehabilitasi fasilitas pendidikan, hingga pembangunan rumah sakit umum daerah dinilai sangat membantu dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi krusial di tengah berbagai tantangan yang dihadapi daerah, mulai dari potensi banjir, keterbatasan air baku, hingga penataan kawasan perkotaan yang lebih tertib dan layak.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bima turut mengajukan sejumlah usulan prioritas lintas sektor yang strategis dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Usulan tersebut meliputi penguatan pengendalian banjir dan ketahanan air, peningkatan layanan sanitasi dan air minum, penataan kawasan kumuh, hingga pengembangan konektivitas serta estetika kota.

Tak hanya itu, perhatian terhadap pembangunan berbasis karakter daerah juga menjadi fokus. Usulan revitalisasi kawasan strategis, pembangunan sarana olahraga, serta pengembangan kawasan budaya dan religi turut disampaikan sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas Kota Bima.

Wali Kota Bima menegaskan bahwa kesiapan daerah menjadi kunci utama dalam mempercepat realisasi program pembangunan. Pemerintah Kota Bima, kata dia, telah menyiapkan berbagai aspek pendukung secara matang, mulai dari ketersediaan lahan, dokumen teknis, hingga komitmen pembiayaan daerah.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan serta menghadirkan Kota Bima yang maju, bermartabat, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat dukungan Kementerian PUPR terhadap pembangunan di Kota Bima, sekaligus membuka peluang besar bagi terealisasinya berbagai program prioritas yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan langkah progresif dan komunikasi yang intens dengan pemerintah pusat, Wali Kota Bima kembali menegaskan perannya sebagai motor penggerak pembangunan yang konsisten menghadirkan perubahan nyata bagi daerah dan masyarakat.(RED)

×