-->

Notification

×

Remaja di Bima Jadi Korban Panah Misterius, Pelaku Masih Diburu

4/05/26 | Minggu, April 05, 2026 WIB | 2026-04-05T03:16:54Z

BIMA - Seorang remaja menjadi korban tindak pidana penganiayaan menggunakan panah di jalan lintas Desa Rabakodo–Tente, tepatnya di depan SDN Inpres Rabakodo, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Sabtu malam (4/4/2026) sekitar pukul 22.00 WITA.

Dalam releasan resmi Pihak polres Bima dalam kaun Polmas Bima mengungkapkan bahwa, Korban diketahui berinisial M. F (16), seorang pelajar asal Dusun Tunas Mekar, Desa Samili. Saat kejadian, korban tengah berboncengan bertiga menggunakan sepeda motor dari arah Desa Talabiu menuju Desa Samili.

Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan ruas jalan bergelombang/rusak, korban yang duduk di posisi paling belakang tiba-tiba terkena anak panah berbahan bambu yang mengenai bagian pipi atas, tepat di bawah mata.

Menyadari dirinya terluka, korban bersama saksi langsung menuju Polsek Woha untuk melaporkan kejadian tersebut. Petugas kemudian segera membawa korban ke Puskesmas Woha guna mendapatkan penanganan medis.

Sekitar pukul 22.20 WITA, tim medis berhasil mengeluarkan anak panah yang tertancap di pipi kanan korban. Selanjutnya, pihak kepolisian memberikan imbauan kepada keluarga korban serta pemerintah desa.

Korban bersama keluarga kemudian diarahkan untuk membuat laporan resmi ke Polres Bima, mengingat korban masih di bawah umur.

Hingga saat ini, pelaku penganiayaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Aparat juga telah melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi, serta pengawalan terhadap keluarga korban.

Pasca kejadian, situasi di Desa Samili dan sekitarnya dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali.(RED)

×