-->

Notification

×

Hilux ASN Asal Kota Bima Dibakar Massa Usai Kecelakan di Manggelewa

5/25/26 | Senin, Mei 25, 2026 WIB | 2026-05-25T00:16:53Z

DOMPU, NTB – Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil Toyota Hilux milik seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Kota Bima berujung ricuh di Desa Banggo, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (24/5/2026).

Insiden tersebut menjadi perhatian publik setelah video mobil Toyota Hilux warna putih bernomor polisi DR 8427 AN terbakar di lokasi kejadian viral di media sosial. Kendaraan itu dibakar massa usai terlibat tabrakan dengan sepeda motor Honda Revo Fit warna hijau bernomor polisi EA 6481 NB.

Kapolres Dompu melalui Kapolsek Manggelewa Iptu Zainal Arifin menjelaskan, mobil Hilux dikemudikan Jainudin (52), seorang ASN asal Kelurahan Mande, Kota Bima. Saat kejadian, Jainudin diketahui membawa tiga orang penumpang.

Sementara itu, sepeda motor dikendarai M. Kasim (60), seorang satpam gudang PT Abadi Langgeng Gemilang yang merupakan warga Dusun Ta’a Paju, Desa Banggo. Korban saat itu berboncengan dengan anaknya, Haikil (12), seorang pelajar sekolah dasar.

“Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor bersama anaknya mengalami luka parah dan langsung dilarikan ke RSUD Manggelewa untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Iptu Zainal Arifin.

Berdasarkan keterangan awal saksi di lokasi kejadian, sepeda motor korban disebut sempat terseret beberapa meter setelah benturan terjadi. Kondisi itu memicu emosi keluarga korban dan sejumlah warga setempat. Akibatnya, massa melakukan pembakaran terhadap mobil Toyota Hilux di lokasi kejadian. Kendaraan beserta barang-barang di dalamnya dilaporkan hangus terbakar.

Mendapat laporan kejadian, personel Polsek Manggelewa langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan, mengevakuasi korban, serta mengamankan pengemudi mobil bersama keluarganya yang sempat berlindung di rumah warga.

Selanjutnya, pengemudi beserta keluarganya dibawa ke Satlantas Polres Dompu guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Kapolsek Manggelewa juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Saat ini situasi di lokasi kejadian dilaporkan telah aman dan kondusif. Aparat kepolisian masih terus melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pihak keluarga korban guna mencegah terjadinya konflik lanjutan.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur melalui Kasi Humas Polres Dompu Iptu I Nyoman Suardika menegaskan bahwa pihak kepolisian masih mendalami penyebab kecelakaan maupun aksi pembakaran kendaraan yang terjadi pasca-insiden laka lantas tersebut.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada pihak kepolisian sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Ia menambahkan, kasus kecelakaan kini ditangani Unit Laka Lantas Polres Dompu, sedangkan terkait aksi pembakaran mobil akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.(RED)

×