-->

Notification

×

Deklarasi Anti Narkotika Warnai Peringatan HANI 2026, Wali Kota Bima Serukan Kolaborasi Semua Pihak

6/26/26 | Jumat, Juni 26, 2026 WIB | 2026-06-26T07:37:30Z

KOTA BIMA - Wali Kota Bima, H. A. Rahman, S.E., menghadiri kegiatan Gowes Bersinar dan Senam Sehat Bersama dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bima, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui gerakan hidup sehat serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Gowes Bersinar yang mengambil start dari Kantor Wali Kota Bima, melintasi rute Jalan Gajah Mada, Raba, Sadia, Jalan Soekarno-Hatta, dan berakhir di Lapangan Serasuba. Ratusan peserta dari berbagai komunitas sepeda, instansi pemerintah, serta masyarakat tampak antusias mengikuti kegiatan sebagai simbol gerakan bersama mewujudkan masyarakat yang sehat sekaligus bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Setibanya di Lapangan Serasuba, kegiatan dilanjutkan dengan Senam Sehat Bersama yang diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kota dan Kabupaten Bima, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Bima beserta staf, komunitas sepeda, masyarakat umum, hingga para pelajar yang turut memeriahkan peringatan HANI Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi kepada BNN Kabupaten Bima atas terselenggaranya kegiatan yang tidak hanya mengedepankan olahraga dan kebugaran, tetapi juga menjadi sarana edukasi serta penguatan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkotika.

Wali Kota menegaskan bahwa perang melawan narkoba bukan semata menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan merupakan gerakan kolektif yang membutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat. Menurutnya, cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 hanya dapat dicapai apabila generasi muda tumbuh sehat, cerdas, berkarakter, dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika.

“Kita tidak boleh bersikap apatis terhadap persoalan narkoba. Ketika satu anak terjerumus, yang terluka bukan hanya dirinya, tetapi juga keluarga, lingkungan, bahkan masa depan daerah ini. Karena itu, mari kita jadikan gerakan anti narkotika sebagai tanggung jawab bersama,” tegas Wali Kota.

Usai penyampaian sambutan, Wali Kota Bima bersama unsur Forkopimda dan para tamu undangan melakukan penandatanganan Naskah Deklarasi Anti Narkotika sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian hadiah dan doorprize yang disediakan para sponsor bersama BNN Kabupaten Bima. Suasana penuh kebersamaan dan antusiasme masyarakat mewarnai seluruh rangkaian acara, sekaligus mempertegas semangat kolaborasi dalam membangun Kota Bima yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba.

Melalui peringatan Hari Anti Narkotika Internasional Tahun 2026, Pemerintah Kota Bima menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan BNN, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, serta seluruh lapisan masyarakat dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika demi melindungi generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Peringatan HANI 2026 di Kota Bima diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga mampu memperkuat kesadaran kolektif masyarakat bahwa perang melawan narkoba merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan demi menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan produktif bagi generasi mendatang.(RED)

×