-->

Notification

×

Di Tengah Tantangan Fiskal, Wali Kota Bima Tegaskan Komitmen Dukung Pembinaan Keagamaan Lewat STQH

7/09/26 | Kamis, Juli 09, 2026 WIB | 2026-07-09T10:18:07Z

KOTA BIMA - Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, S.E., menghadiri sekaligus membuka Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadis (STQH) Tingkat Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Ua Jira, RT 005/RW 002, Kelurahan Tanjung, Rabu (8/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Bima didampingi Staf Ahli, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik), Camat Rasanae Barat, serta para lurah se-Kecamatan Rasanae Barat.

Pembukaan STQH juga dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan hakim, para peserta STQH, serta masyarakat Kelurahan Tanjung yang antusias menyaksikan jalannya kegiatan.

Ketua panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan STQH tahun ini terlaksana berkat semangat gotong royong masyarakat dengan total dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp14.530.000. Kegiatan tersebut mempertandingkan dua cabang lomba yang diikuti 50 peserta dari berbagai lingkungan di Kelurahan Tanjung.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi kepada panitia, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh warga Kelurahan Tanjung atas kebersamaan serta partisipasi aktif dalam menyukseskan penyelenggaraan STQH.

Wali Kota juga memaparkan kondisi fiskal Pemerintah Kota Bima pada tahun 2026 yang menghadapi tantangan cukup berat. Menurutnya, kapasitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mengalami penurunan lebih dari Rp300 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kondisi tersebut mengharuskan pemerintah melakukan efisiensi serta menetapkan skala prioritas dalam penggunaan anggaran daerah. Namun demikian, pembangunan keagamaan merupakan salah satu urusan yang tidak boleh kehilangan perhatian," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan STQH merupakan bagian dari upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur'an dan Hadis dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, STQH tidak sekadar menjadi ajang perlombaan untuk mencari qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia, beriman, serta mencintai Al-Qur'an.

Kepada seluruh peserta, Wali Kota Bima berpesan agar mengikuti setiap tahapan perlombaan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan STQH sebagai wadah untuk meningkatkan kemampuan membaca, memahami, menghafal, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur'an dan Hadis.

Sementara kepada para orang tua dan seluruh masyarakat, ia mengajak agar terus memberikan dukungan dan bimbingan kepada anak-anak untuk senantiasa dekat dengan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.

Di akhir sambutannya, Wali Kota Bima berharap pelaksanaan STQH Tingkat Kelurahan Tanjung dapat berlangsung dengan lancar, melahirkan peserta-peserta terbaik yang mampu mengharumkan nama Kelurahan Tanjung dan Kecamatan Rasanae Barat pada jenjang yang lebih tinggi.

Ia juga berharap kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat syiar Islam sekaligus membentuk generasi Qurani yang cerdas, berakhlak, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Bima.(RED)

×