-->

Notification

×

BTS Dibobol, 15 Panel Surya Diduga Dicuri

8/10/26 | Senin, Agustus 10, 2026 WIB | 2026-08-10T11:24:32Z

BIMA – Tower Base Transceiver Station (BTS) yang berada di RT 10, Dusun Tampuro, Desa Piong, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, diduga menjadi sasaran pencurian. Sejumlah perangkat penting pada fasilitas telekomunikasi tersebut dilaporkan hilang setelah dibobol orang tidak dikenal.

Pengungkapan kasus tersebut disampaikan langsung oleh Pejabat Kepala Desa (Kades) Piong, Daturahman, SE, Senin (10/8/2026).

Untuk memastikan kondisi dan jumlah peralatan yang hilang, Pemerintah Desa Piong turun langsung melakukan pengecekan ke lokasi tower BTS yang berada di kawasan Doro Melo.

“Tower Bakti Aksi yang di Doro Melo, yang saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Piong, telah dibobol,” ujar Daturahman Senin (10/8/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pengecekan sementara di lokasi, sejumlah perangkat utama tower sudah tidak berada di tempat. Selain mesin, puluhan panel surya yang menjadi sumber energi bagi perangkat tower juga diduga dicuri.

“Berdasarkan cek lokasi sementara, mesin sudah habis dibawa. Panel surya dari 18 lembar hanya tersisa tiga lembar,” jelasnya.

Dengan demikian, sedikitnya 15 lembar panel surya diperkirakan telah raib dari lokasi. Hilangnya perangkat tersebut dikhawatirkan mengganggu fungsi tower BTS yang selama ini dibutuhkan masyarakat Desa Piong, khususnya untuk menunjang akses komunikasi dan jaringan telekomunikasi di wilayah tersebut.

Daturahman menyayangkan kejadian tersebut karena fasilitas BTS di Doro Melo memiliki peran penting bagi masyarakat. Keberadaan jaringan komunikasi sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas warga, termasuk komunikasi dalam kondisi darurat.

Pemerintah Desa Piong kemudian mengambil langkah dengan melaporkan dugaan pencurian tersebut kepada aparat penegak hukum di Kecamatan Sanggar untuk dilakukan penyelidikan dan pengungkapan pelaku.

Laporan tersebut diharapkan segera ditindaklanjuti sehingga pelaku pencurian dapat diidentifikasi dan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

Selain itu, pemerintah desa berharap perangkat BTS yang hilang dapat segera ditangani agar layanan telekomunikasi bagi masyarakat Piong tidak terganggu dalam waktu yang berkepanjangan.(RED

×