-->

Notification

×

Buka STQ-H XXII Asakota, Wali Kota Bima Ingatkan Pentingnya Pendidikan Agama di Era Teknologi

8/30/26 | Minggu, Agustus 30, 2026 WIB | 2026-08-31T04:34:18Z

KOTA BIMA - Wali Kota Bima H. Arahman H. Abidin, S.E., resmi membuka Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQ-H) ke-XXII Tingkat Kecamatan Asakota Kota Bima Tahun 1448 H/2026 M.

Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Terminal Jatibaru Timur, Sabtu (29/8/2026), dan dihadiri Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, S.H., Sekretaris Daerah Kota Bima, anggota DPRD Kota Bima, Asisten II Setda Kota Bima, kepala OPD lingkup Pemerintah Kota Bima, Camat Asakota, para lurah se-Kecamatan Asakota, Kapolsek Asakota, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua LPTQ Asakota, Ketua LMP, Ketua Karang Taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kecamatan Asakota.

STQ-H ke-XXII Tingkat Kecamatan Asakota tahun ini diikuti sebanyak 144 peserta putra dan putri yang akan berkompetisi dalam berbagai cabang perlombaan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat Kecamatan Asakota dalam menyukseskan kegiatan keagamaan tersebut.

Menurutnya, pelaksanaan MTQ maupun STQ-H tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya bersama untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Al-Qur’an jangan hanya kita baca ketika MTQ. Al-Qur’an jangan hanya kita lantunkan ketika ada perlombaan. Nilai-nilai Al-Qur’an harus hadir dalam kehidupan kita sehari-hari,” tegas Wali Kota.

Wali Kota berharap pelaksanaan STQ-H mampu melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga santun, disiplin, jujur, toleran, memiliki akhlak mulia, serta mempunyai kepedulian terhadap lingkungan.

Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi tumbuh kembang anak-anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Menurutnya, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan pendidikan agama dan pembentukan karakter yang kuat.

“Pendidikan agama harus dimulai dari rumah. Masjid, madrasah, TPQ dan lembaga pendidikan kemudian memperkuatnya. Pemerintah juga hadir untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda yang sehat, cerdas dan berakhlak,” ujarnya.

Selain berbicara mengenai pendidikan agama dan pembentukan karakter generasi muda, Wali Kota Bima juga mengajak masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di tengah musim kemarau panjang.

Masyarakat bersama perangkat kelurahan dan lingkungan diminta terus menghidupkan semangat gotong royong serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota turut menyampaikan perkembangan peningkatan pelayanan kesehatan di Kota Bima. Pemerintah Kota Bima terus mempercepat persiapan operasional RSUD Kota Bima yang baru dengan fasilitas kesehatan yang semakin lengkap.

Peningkatan tersebut diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan.

Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan sumber daya manusia yang beriman, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial.

“Atas nama Pemerintah Kota Bima dan secara pribadi, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Camat Asakota, seluruh lurah, panitia, LPTQ, dewan hakim, tokoh agama, tokoh masyarakat, para peserta serta seluruh masyarakat Kecamatan Asakota yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan ini,” ungkapnya.

Dengan semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, Wali Kota optimistis berbagai ikhtiar pembangunan akan membawa Kota Bima menuju daerah yang semakin maju dan bermartabat.(RED)

×