DOMPU - Isu mengenai hadiah lomba lari 10 kilometer (10 KM) yang disebut hanya berupa tiga gelas sempat menjadi perhatian publik dan viral di media sosial beberapa hari terakhir.
Menanggapi hal tersebut, Camat Kilo, Rusdin, memberikan klarifikasi kepada media ini, Rabu, 19 Agustus 2026. Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut terjadi akibat miskomunikasi dan bukan karena adanya unsur kesengajaan.
“Masalah itu sebenarnya miskomunikasi,” ujar Rusdin.
Menurutnya, persoalan tersebut berawal dari miskomunikasi antara bendahara satu dan bendahara dua dalam penyelenggaraan kegiatan. Kondisi itu kemudian menimbulkan kesalahpahaman terkait hadiah lomba lari 10 KM hingga menjadi perhatian di media sosial.
“Miskomunikasi sebenarnya berawal antara bendahara satu dan bendahara dua. Hanya terjadi miskomunikasi, tidak ada unsur kesengajaan,” tegasnya.
Rusdin menyampaikan, persoalan hadiah tersebut akhirnya dapat diselesaikan melalui semangat kebersamaan. Untuk memastikan hadiah lomba tetap terpenuhi, dirinya bahkan menalangi kebutuhan hadiah tersebut menggunakan anggaran pribadi.
“Alhamdulillah, dengan semangat kebersamaan, masalah hadiah lari maraton bisa teratasi,” ungkapnya.
Ia berharap persoalan tersebut tidak lagi menjadi polemik di tengah masyarakat. Menurutnya, hal terpenting adalah menjaga kebersamaan dan memastikan setiap kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan baik.
Dengan adanya klarifikasi tersebut, Camat Kilo menegaskan bahwa isu yang sempat viral terkait hadiah lomba lari 10 KM merupakan persoalan komunikasi internal yang telah diselesaikan dan tidak mengandung unsur kesengajaan.(RED)


.png)
.png)





