-->

Notification

×

Selasa Menyapa Palibelo, GOW dan DWP Kabupaten Bima Dorong Pengembangan Tenun Berbasis Pewarna Alam

8/21/26 | Jumat, Agustus 21, 2026 WIB | 2026-08-21T03:27:43Z

BIMA -  Program Selasa Menyapa di Kecamatan Palibelo kembali diwarnai kegiatan pemberdayaan perempuan dan pengembangan kerajinan tenun melalui kemitraan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bima.

Kegiatan yang melibatkan peserta tenun dan anggota Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) tersebut mengusung tema “Dari Alam untuk Warna Lebih Alami”. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendorong pengembangan produk tenun lokal melalui pemanfaatan bahan-bahan alami yang tersedia di lingkungan sekitar.

Sejumlah bahan alami seperti daun jati, daun kedondong, tawas dan tunjung dimanfaatkan untuk menghasilkan warna alami pada kain tenun. Selain memberikan warna yang khas, bahan-bahan tersebut juga diolah untuk membantu mempertahankan kualitas warna pada kain agar tidak mudah luntur.

Ketua GOW Kabupaten Bima Ny. Hj. Anita H. Irfan Zubaidy, A.Md. bersama Ketua DWP Kabupaten Bima Ny. Fitriani Adel Linggi Ardi, S.E., Kamis (20/8/2026), melakukan pendampingan dalam Pelatihan Pewarnaan Alami Kain Tenun yang berlangsung di rumah Kepala Desa Ragi, Kecamatan Palibelo.

Dalam arahannya, Ny. Hj. Anita mengapresiasi kreativitas para perajin tenun di Desa Ragi yang terus berupaya mengembangkan keterampilan dan inovasi.

Ia berharap pemanfaatan pewarna alam dapat menjadi salah satu inovasi yang mampu meningkatkan nilai tambah kain tenun Bima sekaligus memperkuat ciri khas produk lokal.

“Perempuan memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi ekonomi keluarga dan daerah. Keterampilan seperti ini perlu terus dikembangkan agar tenun tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.” Ujarnya.

Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Bima Ny. Fitriani Adel Linggi Ardi, S.E menyampaikan pentingnya penguatan keterampilan dan kreativitas para perempuan pelaku usaha.

Menurutnya, penggunaan pewarna alami merupakan salah satu langkah inovatif untuk menghasilkan produk tenun yang memiliki karakter khas dan ramah lingkungan. Ia juga mendorong para peserta untuk terus mencoba berbagai bahan alami yang dapat menghasilkan warna menarik pada kain tenun.

Melalui kegiatan tersebut, GOW, DWP dan IPEMI Kabupaten Bima mendorong agar keterampilan perempuan di desa terus berkembang. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang penguatan UMKM, pelestarian tenun Bima serta peningkatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.(RED

×