-->

Notification

×

Penutupan LOA Bima 2026/2027, Camat Raba Tekankan Pentingnya Adab dan Karakter Anak

9/05/26 | Sabtu, September 05, 2026 WIB | 2026-09-05T09:25:31Z

KOTA BIMA -  Lomba Kademik Bina Minat dan Aktualisasi Anak (LOA Bima) Tahun Pelajaran 2026/2027 resmi ditutup pada Sabtu, 5 September 2026. Kegiatan penutupan berlangsung di halaman SDN 20 Rabadompu Timur.

Penutupan tersebut dihadiri Camat Raba, Fahru Irfan, S.IP., bersama sejumlah Kepala OPD yang mendapat undangan serta Lurah Rabadompu Timur.

LOA Bima tahun pelajaran 2026/2027 diikuti 34 sekolah dengan total 68 regu. Kompetisi dilaksanakan menggunakan sistem gugur, mulai babak pertama hingga final, dan berlangsung selama empat hari, sejak 1 hingga 4 September 2026.

Dari seluruh peserta yang mengikuti rangkaian perlombaan, terdapat empat regu yang berhasil menjadi pemenang dan meraih hasil terbaik.

Dalam sambutannya, Camat Raba Fahru Irfan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi serta mendukung terselenggaranya LOA Bima.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi peserta didik, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk bertemu dan saling mengenal.

"Saya sangat mengapresiasi semua pihak yang telah berpartisipasi. Juara dan tidak juara itu soal belakangan. Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa memperkuat mental, karakter dan disiplin belajar anak-anak," ujarnya.

Ia juga menyampaikan selamat kepada peserta yang berhasil meraih juara. Para pemenang diharapkan tidak cepat berpuas diri, melainkan terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan diri.

Sementara bagi peserta yang belum berhasil menjadi juara, Camat Raba berpesan agar tetap tekun belajar dan tidak menjadikan hasil perlombaan sebagai alasan untuk berhenti berusaha.

Lebih lanjut, Fahru Irfan menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk karakter dan adab peserta didik. Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga harus membangun sikap dan perilaku anak.

"Saya berharap kepada guru-guru semua dapat membimbing anak-anak tentang karakter dan adab, selain pola pendidikan. Karena anak-anak zaman sekarang sudah jauh dari adab. Saya titip pesan, didiklah anak-anak di sekolah masing-masing dengan mengedepankan adab, karena adab lebih tinggi daripada ilmu. Inilah harapan saya," tegasnya.

Ia berharap LOA Bima dapat terus menjadi wadah positif bagi peserta didik untuk mengembangkan minat dan potensi. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu ikut membentuk generasi yang memiliki kemampuan akademik, mental yang kuat, disiplin, berkarakter dan menjunjung tinggi adab.(RED)

×