KOTA BIMA – Pemerintah Kota Bima bersama Nusantara TV dan BAKTI Komdigi menggelar Sosialisasi dan Edukasi Literasi Digital bertema “Bijak Berkonektivitas” di Kantor Kecamatan Rasana’e Barat, Kota Bima, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Bima H. A. Rahman, S.E., didampingi jajaran Komdigi, Sekda, perwakilan FKPD, Kepala Dinas Kominfotik, Camat Rasana’e Barat, serta para lurah se-Kecamatan Rasana’e Barat.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, Divisi Layanan Teknologi Informasi Pemerintah, Faisal Arman Syam, menyampaikan pentingnya literasi digital karena masyarakat saat ini tidak dapat terlepas dari perkembangan teknologi dan media digital.
Ia juga menekankan perlunya perhatian khusus terhadap anak-anak di bawah umur dalam mengakses konten digital. Pengawasan orang tua dinilai penting agar anak mendapatkan konten yang layak dan edukatif.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Nusantara TV dan BAKTI Komdigi yang telah memilih Kota Bima, khususnya Kecamatan Rasana’e Barat, sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.
Ia berharap kolaborasi tersebut terus dibangun untuk menghadirkan kegiatan edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Wali Kota menegaskan, kemajuan teknologi digital telah memberikan banyak kemudahan, mulai dari komunikasi, akses informasi, pendidikan, pekerjaan hingga pengembangan UMKM. Namun, masyarakat juga harus mampu menghadapi berbagai tantangan di ruang digital.
“Tidak semua informasi di internet benar, tidak semua konten layak dipercaya, dan tidak semua yang viral berarti benar. Karena itu, masyarakat harus menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, etis dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Menurut Wali Kota, makna “Bijak Berkonektivitas” adalah cerdas sebelum membagikan, kritis sebelum mempercayai, santun sebelum berkomentar, dan bertanggung jawab atas setiap jejak digital.
Masyarakat juga diingatkan untuk memastikan kebenaran dan sumber informasi sebelum menyebarkannya guna mencegah hoaks, ujaran kebencian, penipuan digital, perundungan siber, serta berbagai kejahatan di ruang digital.
“Jangan sampai jempol kita lebih cepat daripada pikiran kita,” pesannya.
Wali Kota berharap transformasi digital tidak hanya membuat masyarakat semakin terkoneksi, tetapi juga semakin produktif dan sejahtera.
Anak-anak muda didorong memanfaatkan internet untuk belajar dan berkarya. Sementara pelaku UMKM diharapkan dapat memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan pemasaran digital, dan aparatur pemerintah meningkatkan pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi sosialisasi dan edukasi literasi digital, serta diakhiri dengan foto bersama.(RED)
.png)

.png)
.png)





