Menilik Dedikasi Kapolres Bima, AKBP Hariyanto, SH, S.I.K, Saat Mengurai Aksi Pemblokiran Jalan

Menilik Dedikasi Kapolres Bima, AKBP Hariyanto, SH, S.I.K, Saat Mengurai Aksi Pemblokiran Jalan

 



Kabupaten Bima. Dukungan dan apresiasi masyarakat atas kinerja aparat keamanan, khususnya kepada Kapolres Bima, pasca dibukanya kembali blokir jalan di Desa Bajo Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, masih terus mengalir.


Apresiasi masyarakat tersebut terbilang wajar. Mengingat keresahan yang timbul akibat aksi pemblokiran, apalagi penyelesaiannya berlangsung tanpa kemelut.


Jika menilik upaya AKBP Hariyanto, SH, S.I.K., dalam melerai hingar bingar aksi pemblokiran jalan di Kabupaten Bima belakangan ini, maka dedikasinya sebagai seorang Kapolres Bima nampak tidak perlu dipertanyakan lagi.


Dirinya tak pernah alpa terjun langsung di tengah-tengah massa unjuk rasa yang memblokir jalan, semulai awal aksi hingga akhirnya jalan kembali dibuka.


Bagaimana tekunnya menghadapi massa aksi makin menunjukkan totalitasnya dalam menjalankan tugasnya sebagai pengayom masyarakat, termasuk massa aksi itu sendiri yang tak sungkan-sungkan ia rangkul sambil tetap tersenyum mekar.


“Kami dari kepolisian, saya selaku Kapolres Bima, saya adalah saudaramu, saya hanya memfasilitasi, memberi yang terbaik kepada teman-teman sekalian. Nah, kita sudahi sampai sekarang, jalan biar lewat masyarakat. Tidak usah melakukan pelemparan dan seterusnya,” Begitu bunyi salah satu seruan mantan Danyon Brimob Pelopor A Polda NTB tersebut saat tiba di lokasi blokade jalan, menghimbau massa aksi yang dihampirinya untuk membuka jalan.


Sesekali, ia terlihat menyeka peluh di tengah upayanya mengurai masalah pemblokiran jalan di Desa Bajo Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima yang membuat arus lalu lintas lumpuh total itu.


Tak hanya menyeru himbau, Kapolres Bima juga menampakkan jiwa melayaninya dengan bersila di tanah di tengah-tengah massa aksi yang duduk melingkarinya guna mendengarkan keluh kesah mereka sekaligus melakukan negosiasi.


“Jadi kita janganlah ini diblokir. Biar orang tuh berjalan. Mereka tuh membawa ikan, membawa bawang merah, biarlah mereka tuh memenuhi perutnya. Kasihan, ya,” ujarnya, guna menggugah empati massa aksi terhadap masyarakat pengguna jalan yang tertahan selama dua hari akibat pemblokiran jalan tersebut.


Sementara kepada para anggotanya yang melakukan pengamanan aksi unjuk rasa, Hariyanto, SH, S.I.K, memintanya untuk tetap mengedepankan sisi humanis dalam menghadapi pengunjuk rasa.


“Kedepankan sisi humanis, mereka adalah saudara-saudara kita,” katanya mengarahkan. 


Totalitasnya juga terlihat, saat AKBP Hariyanto, SH, S.I.K., ikut membantu memindahkan pohon-pohon yang digunakan untuk memblokade jalan umum tersebut.


Sedangkan komitmennya yang tinggi dalam mengayomi masyarakat adalah saat dirinya mengarahkan aparat gabungan yang terjun membuka blokir jalan agar tidak membekal Senjata Api, tanpa alasan dengan peluru kosong sekalipun.


Dirinya tidak ingin massa yang dihadapinya merasa terintimidasi dengan adanya senjata api yang turut melengkapi aparat gabungan.(RED)




Posting Komentar

0 Komentar