-->

Notification

×

Bupati Bima Silaturahmi dengan Pangkormar, Bahas Peluang Hadirnya Batalyon Marinir di Bima

2/19/26 | Kamis, Februari 19, 2026 WIB | 2026-02-19T00:48:46Z

Jakarta, Beritabima.com – Panglima Korps Marinir (Pangkormar) TNI Angkatan Laut Republik Indonesia Letnan Jenderal TNI (Mar) Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP, Rabu (18/02/2026) menerima kunjungan Bupati Bima Ady Mahyudi di ruang kerja Pangkomar, Jakarta.

Pangkormar ke-26 tersebut didampingi para perwira tinggi Korps Marinir menyambut baik kehadiran Bupati Bima beserta rombongan yang melakukan silaturahmi sekaligus membahas secara khusus penjajakan peluang dalam rangka merintis hadirnya batalyon marinir di Kabupaten Bima.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bima menyampaikan bahwa Kabupaten Bima memiliki garis pantai sepanjang 446 kilometer dengan 13 kecamatan pesisir serta 64 desa pesisir, serta sumber kekayaan hayati yang melimpah. Menurutnya, kehadiran batalyon marinir sebagai garda terdepan pertahanan negara, khususnya di wilayah pesisir dan laut, memiliki arti penting bagi daerah.

“Sebagai sebuah daerah yang memiliki garis pantai sepanjang 446 km dengan 13 kecamatan pesisir, 64 desa pesisir dan memiliki sumber kekayaan hayati yang melimpah, kehadiran batalyon marinir sebagai garda terdepan pertahanan negara, terutama di wilayah pesisir dan laut memiliki arti penting,” ujar Bupati.

Bupati juga menekankan bahwa satuan Marinir memiliki kemampuan tempur yang dapat diandalkan dalam menghadapi berbagai ancaman. Selain itu, satuan ini juga dapat dilibatkan dalam operasi kemanusiaan dan penyelamatan sehingga sangat membantu masyarakat.

“Mengingat satuan Marinir memiliki kemampuan tempur yang dapat diandalkan dalam menghadapi ancaman. Di samping dapat dilibatkan dalam operasi kemanusiaan dan penyelamatan, jadi sangat membantu masyarakat,” lanjutnya.

Bupati Bima Ady Mahyudi yang didampingi Pelaksana Tugas Kepala BPKAD Kabupaten Bima, Aries Munandar, ST., MT., menambahkan bahwa kehadiran batalyon marinir juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam aspek keamanan, penanganan bencana alam di wilayah pesisir, serta mendorong pertumbuhan ekonomi maritim.

“Selain aspek keamanan dan penanganan bencana alam di pesisir, juga mendorong pembangunan ekonomi maritim,” terang Bupati.

Pertemuan ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama strategis antara Pemerintah Kabupaten Bima dan Korps Marinir TNI AL dalam rangka memperkuat pertahanan wilayah sekaligus mendukung pembangunan daerah berbasis kemaritiman.(RED


×