Kota Bima – Pemerintah Kota Bima menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tetap dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga tingkat kota. Mekanisme ini menjadi upaya menjaring aspirasi masyarakat (Jaring Asmara) serta ide dan gagasan dari para pemangku kepentingan dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Juru Bicara Pemkot Bima yang juga menjabat sebagai Kepala Diskominfotik Kota Bima, Dr. Muhammad Hasyim, S.Sos., SH., M.Ec.Dev, Jum'at (27/2/2026).
Hasyim menjelaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang tahun 2026 Kota Bima dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2027 tetap mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, termasuk mekanisme evaluasi rancangan peraturan daerah terkait RPJPD, RPJMD, serta RKPD.
"Wali Kota Bima telah menerbitkan surat edaran tentang panduan pelaksanaan Musrenbang. Musrenbang tetap dilakukan secara berjenjang. Proses perencanaan penyusunan RKPD hanya dibalik meja, Pemkot Bima tegaskan itu tidak benar," tegas Hasyim.
Ia menambahkan, berdasarkan surat edaran Wali Kota Bima Nomor 46 Tahun 2026 tentang panduan pelaksanaan Musrenbang tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2027, jadwal pelaksanaan telah ditetapkan secara rinci. Musrenbang Kelurahan dijadwalkan pada minggu ke-3 dan ke-4 Februari 2026, Musrenbang Kecamatan pada minggu pertama Maret 2026, forum perangkat daerah pada minggu ke-3 dan ke-4 Maret 2026, serta Musrenbang tingkat Kota Bima pada minggu ke-4 Maret 2026.
Selain itu, lanjutnya, perencanaan berjenjang merupakan amanah Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional yang wajib dilaksanakan secara konsisten oleh pemerintah daerah.
Juru Bicara Pemkot Bima tersebut juga menyampaikan apresiasi terhadap masukan dari lembaga legislatif sebagai bagian dari sistem pengawasan dan evaluasi terhadap jalannya pemerintahan daerah.
"Pemkot Bima apresiasi setiap kritikan dan masukan positif demi perbaikan dimasa akan datang," pungkasnya.
Melalui pelaksanaan Musrenbang yang berjenjang dan partisipatif, diharapkan arah pembangunan Kota Bima ke depan semakin tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.(RED)





